Bra Batok Kelapa Asal Yogyakarta Rambah Jamaika dan Maladewa

Redaksi Redaksi
Bra Batok Kelapa Asal Yogyakarta Rambah Jamaika dan Maladewa
Foto: Danang Sugianto/Okezone
Pengrajin Bra Batok Kelapa
YOGYAKARTA - Kreativitas dari pengrajin di Indonesia sebenarnya tidak perlu diragukan lagi. Terbukti dari banyaknya produk-produk unik yang lahir dari tangan perajin Indonesia, salah satunya pakain dalam wanita bra atau 'BH' yang terbuat dari bahan batok kelapa.

Sebenarnya pengrajin dari produk unik ini cukup banyak di Yogyakarta, namun masih segelintir yang berhasil mengekspornya ke luar negeri. Salah satunya Asmawi, pengrajin batok kelapa asal Umbulharjo, Yogyakarta.

"Biasanya saya ekspor BH batok kelapa ini ke Jamaika sama Maladewa," katanya kepada Okezone di Umbulharjo, Yogyakarta.

Asmawi mengaku bisa mengekspor bra batok kelapa tersebut menggunakan jasa salah satu perusahaan eksportir yang berlokasi di pulau Bali. Tak tanggung-tangung, biasanya dia memproduksi 1.000 bra batok untuk memenuhi satu kali pesanan ekspor.

Dalam setiap pengiriman Asmawi mengaku bisa mengantongi omzet senilai Rp12 juta. Pasalnya dirinya membanderol produk bra batoknya seharga Rp12 ribu per produk.

Pria asal Madura ini mengaku mendapat ide untuk memproduksi bra batok pada 2013 lalu. Padahal awalnya Asmawi hanya memproduksi pernak-pernik Dan hiasan dari batok kelapa seperti gelas, mangkuk, perhiasan dan beragam jenis patung berbentuk hewan.

"Waktu itukan produk kerajinan batok sepi permintaan. Ya kita bikin cari ide baru lagi. Niatnya si untuk lucu-lucuan," pungkasnya.


(rzy/okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini