Ahmad Yuzar: Kedepan Tantangan Tenaga Kerja Semakin Berat

Redaksi Redaksi
Ahmad Yuzar: Kedepan Tantangan Tenaga Kerja Semakin Berat
sy/riaueditor.com
Ahmad Yuzar: Kedepan Tantangan Tenaga Kerja Semakin Berat.
BANGKINANG, riaueditor.com - Menyambut Asian Economic Community (AEC) atau Masyarakat Ekonomi Asean kita dihadapkan pada tantangan berat untuk Sumber Daya Manusia (SDM), karena pada masa itu ekonomi Asean melaju pada tahap pasar bebas. Apabila tenaga kerja tidak siap pakai, maka Indonesia akan tertinggal dari negara Asean lainnya.

Demikian dikatakan Asisten Bidang Pemerintahan Setdakab Kampar Ahmad Yuzar ketika mewakili Bupati Kampar membuka acara Bimbingan Teknis Sertifikasi Pengembangan Program Standarisasi Kompetensi Kerja Nasional Indonesia di hotel Altha Bangkinang Kota, Rabu (2/9).

Standard kompetensi pada 31 Desember 2015 diberlakukan masyarakat ekonomi asean untuk seluruh masyarakat dalam lingkungan negara Asean. Mulai per 1 Januari 2015 ekonomi Asean akan terbuka, karena potensi Indonesia merupakan sasaran pangsa pasar yang menggiurkan. Indonesia merupakan salah satu negara yang mempunyai pangsa pasar yang baik bagi Asean dan dunia, ungkapnya.

Potensi dan peluang apabila SDM bangsa Indonesia tidak mempersiapkan diri dalam menyongsong pasar terbuka, maka tenaga kerja kita hanya mampu menjadi penonton dalam pelaku bisnis di era keterbukaan pasar di Asean, ujarnya.

Ahmad Yuzar mengimbau kepada peserta Bimtek untuk membuka cakrawala dalam menghadapi pasar terbuka Asean, dengan mempersiapkan sumber daya manusia khususnya dibidang tenaga kerja. Negara yang tidak siap SDM nya tidak akan mampu bersaing dalam menghadapi masyarakat ekonomi asean nantinya, cetusnya.

Hal ini menuntut para pekerja untuk mampu bekerja secara profesional yang dibarengi dengan upaya-upaya perubahan dan perbaikan diperberbagi tatanan ilmu pengetahuan dan teknologi yang diorientasikan kepada peningkatan kinerja yang ditopang oleh kualitas Sumber Daya Manusia yang menguasai Teknologi Informasi dan Komunikasi, ungkapnya.

Ahmad Yuzar berharap agar Bimtek ini mampu mewujudkan angkatan kerja yang mampu mengisi lapangan kerja yang tersedia, karena kedepan Kabupaten Kampar mengalami kemajuan sejalan dengan visi dan misi pembangunan dan para tenaga kerja yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan dan keahlian serta sikap kerja yang relevan dengan pelaksanaan tugas dan syarat jabatan yang ditetapkan sesuai dengan Perundangan-undangan.

Kepala Dinas Perhubungan dan Infokom Kabupaten Kampar, Hambali mengatakan bahwa Bimtek dan Sertifikasi SKKNI Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi angkatan Kerja Muda sangat penting diselenggarakan karena memberikan kontribusi besar dalam upaya meningkatkan Kualitas Sumber Daya manusia dan Alam dibidang teknologi informasi dan komunikasi khususnya bagi para calon tenaga kerja lulusan SMS, D1, D2 dan D3 antara lain jurusan jaringan Komputer, Multimedia, programmer dan lainnya.

Sesuai dengan peraturan Menteri Tenaga kerja Republik Indonesia nomor 5 tahun 2012,tentang system Standarisasi Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) sebagai salah satu rumusan kemampuan para tenaga kerja yang relevan dengan pelaksanaan tugas dan syarat yang ditetapkan, Paparnya.

Acara Standarisasi Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Ini menghadirkan narasumber dari Badan Litbang SDM Kementerian Komando RI, DR Ir Batuk Yusuf Iskandar. MA dan Kepala Balai Besar Pengkajian dan pengembangan Komunikasi dan Iformatika (BBPPKI) Medan, Drs Irbar Samekto, Serta narasumber lainnya dari Dinas Perhubungan dan Infokom Provinsi Riau.(sy)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini