Banyak Komentar Negatif, Syahrini Siap Laporkan Akun Haters ke Polisi

Redaksi Redaksi
Banyak Komentar Negatif, Syahrini Siap Laporkan Akun Haters ke Polisi
(Foto: Ria/Okezone)
Syahrini bersama Aisyahrani

JAKARTA - Unggahan foto dan video Syahrini di sosial media pribadinya selalu menarik perhatian netizen. Selain pujian atas kemewahan hidup penyanyi yang akrab disapa Inces tersebut, netizen juga kerap memberikan komentar negatif untuknya.

Meskipun tampak selalu menanggapi secara santai, namun pihak Syahrini ternyata telah siap melaporkan para akun haters ke kantor polisi. Hal ini disampaikan Syahrini saat dijumpai di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat pada Minggu (13/5/2018).

"Itu semua sudah aku record, semua satu per satu yang suka komen-komen gosip di Instagram, aku tidak pernah marah. Tapi aku jadikan satu kliping, nanti Undang Undangnya keluar akan aku tayangkan ke kepolisian Indonesia," paparnya.

Lebih lanjut Aisyahrani selaku manajer sekaligus adik dari Syahrini, merasa terlalu banyak akun yang menggiring opini tidak sesuai fakta. Ia telah mengumpulkan banyak akun namun enggan menyebutkan jumlahnya.

"Saya filing semuanya. Suatu saat ketika kesabaran saya habis, saya akan buka semua file dan saya akan laporkan. Jadi mulai sekarang stop bullying. Harus bertanggung jawab sama perkataannya apalagi yang enggak ada faktanya, apalagi yang ngomong si A begini, begitu. Padahal enggak tahu, denger dari orang doang itu yang bahaya," kata Aisyahrani saat mendampingi pelantun tembang Sesuatu tersebut.

"Jadi itu namanya alternate reality. Dibesar-besarkan digiring opininya seakan-akan benar. Tapi kita enggak pernah marah dalam hati, tapi kita filing," imbuhnya.

Seperti diketahui, Syahrini kerap mendapat komentar negatif, diantaranya adalah saat mengunggah foto di jalan tol kawasan Surabaya dan di Holocaust Memorial Berlin, Jerman. Terlalu banyak komentar tak mengenakkan, mantan rekan duet Anang Hermansyah itu bahkan menutup komentar beberapa foto yang diunggah.

Menurut Syahrini, ia tidak termasuk artis yang kerap memperhatikan sosial media pribadinya. Namun ia beruntung karena pihak manajemennya sangat memperhatikan hal tersebut.

"Yang memerhati adalah manajemen. Manajemen yang akurat, yang selalu dapat satu per satu orang yang akunnya bener, aku bodong juga ada. Tapi kalau saya enggak ada waktu lihat komentarnya. Saya habis posting biasanya saya enggak lihat lagi," tutup wanita berdarah Sunda itu.

(okezone.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini