Pemuda Pancasila 'Cucu Ideologis' TNI

Oleh: Brigjen TNI (Purn) H Edy Natar Nasution
Redaksi Redaksi
Pemuda Pancasila 'Cucu Ideologis' TNI
Brigjen TNI (Purn) Edy Natar Nasution saat berkunjung ke kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu (27/10/2021).

SETIAP tanggal 28 Oktober Indonesia selalu memperingati Hari Sumpah Pemuda. Hari ini, Kamis 28 Oktober 2021 merupakan peringatan Hari Sumpah Pemuda yang ke-93.

Banyak yang tidak mengetahui bahwa pada tanggal dan bulan yang sama, tepatnya 62 tahun yang lalu juga telah berdiri sebuah organisasi kepemudaan yang dinamai organisasi Pemuda Pancasila, yang hari ini lebih dikenal dengan sebutan PP.

Bersempena dengan peringatan hari Sumpah Pemuda dan lahirnya Pemuda Pancasila tahun ini tepatnya pada hari Rabu, tanggal 28 Oktober 2021, tema yang diusung adalah, "BERSATU, BANGKIT DAN TUMBUH".

Dalam rangka peringatan hari Pemuda Pancasila tahun ini, mari kita kilas balik mengenang masa-masa ketika dilahirkannya organisasi Pemuda Pancasila 62 tahun yang lalu.

Yang membidani lahirnya organisasi kepemudaan Pemuda Pancasila adalah Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI) dengan tokoh utamanya Jenderal TNI AH. Nasution, salah satu Pahlawan Revolusi.

IPKI merupakan organisasi sayap politik TNI yang kelahirannya juga dibidani oleh beberapa tokoh TNI, diantaranya Jenderal TNI AH. Nasution, Jenderal Ahmad Yani, Jenderal Gatot Subroto dan beberapa Jenderal serta tokoh TNI lainnya.

Kelahiran IPKI sebagai sayap Politik TNI karena TNI secara Undang-undang tidak dibenarkan melakukan kegiatan politik praktis. Sementara kehadirannya sangat diperlukan untuk mengemban tugas mulia yaitu, ikut membantu melindungi NKRI dari rongrongan bahaya laten komunis.

Sejak saat itu pulalah gerakan PKI selalu dibayang bayangi oleh IPKI guna mempersempit ruang gerak dan aktifitas PKI dalam menyebarkan pahamnya dengan mengintimidasi masyarakat.

PKI kemudian melakukan manuver politik dengan mendirikan sebuah organisasi Pemuda Rakyat. Dan IPKI kemudian merespon langkah PKI ini dengan mendirikan organisasi kepemudaan yang dinamai Pemuda Pancasila, peristiwa ini terjadi pada tanggal 28 Oktober 1959.

Sejak berdirinya organisasi Pemuda Pancasila, organisasi ini selalu aktif dan sigap dalam membela Pancasila dan tampil sebagai salah satu perisai penyelamat.

Hingga kini organisasi Pemuda Pancasila telah mengalami tiga era pemerintahan, yakni era orde lama, era orde baru dan era reformasi.

Seiring berjalannya waktu, pada tahun 2001 tepatnya di Wisma Kinasih, Bogor dilaksanakan Mubes (Musyawarah Besar) VII, dan di Mubes tersebut diputuskan bahwa Pemuda Pancasila tidak lagi berbentuk OKP tapi berubah menjadi Ormas.

Dengan berubahnya organisasi Pemuda Pancasila dari OKP menjadi Ormas maka organisasi ini bebas dari segala bentuk permainan politik.

Dasar keputusan ini pulalah induk organisasi Pemuda Pancasila mengeluarkan kebijakan, para kader Pemuda Pancasila ada di mana mana tapi tidak kemana mana dengan jumlah anggota militan ketika itu lebih dari 7 juta orang.

Organisasi Pemuda Pancasila dalam kegiatannya lebih diarahkan ke sektor sosial kemasyarakatan yang secara langsung menyentuh kepentingan masyarakat hingga ke tingkat basis.

"Fakta sejarah kelahirannya inilah yang tak bisa dipungkiri, bahwa organisasi Pemuda Pancasila merupakan "cucu ideologis" TNI, karena Ibu dari Pemuda Pancasila adalah IPKI, sementara IPKI lahir dan dibidani oleh Tokoh Tokoh TNI."

Dirgahayu ke-62 PEMUDA PANCASILA, tetaplah selalu konsisten dalam membela PANCASILA.(*)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini