RPJMD Pelalawan 2021-2026 Raih Penghargaan Bergengsi Strategi Inovatif Perencanaan Pembangunan, SIPP Award 2021

- Dinilai Tunjukkan Komitmen Kuat
Redaksi Redaksi
RPJMD Pelalawan 2021-2026 Raih Penghargaan Bergengsi Strategi Inovatif Perencanaan Pembangunan, SIPP Award 2021
adv/zoelgomes

PELALAWAN, riaueditor.com - Pemerintah Kabupaten Pelalawan di masa kepemimpinan Bupati H. Zukri dan Wakil Bupati Nasarudin, SH.MH memulai langkah apik dalam roda pemerintahan. Pasalnya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pelalawan 2021-2026 Diganjar Penghargaan Bergengsi Strategi Inovatif Perencanaan Pembangunan (SIPP) Award 2021.

Pemerintah Kabupaten Pelalawan yang diwakili Ir.M.Syahrul Syarif,M.Si Kepala Bappeda Kabupaten Pelalawan pada Rabu (29/7/2021) kemarin menerima Penghargaan Strategi Inovatif Perencanaan Pembangunan (SIPP) Award 2021 kategori Komitmen dalam hal penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Penyerahan penghargaan diselenggarakan oleh Yayasan Tranformasi Energi Asia/ Traction Energy Asia yang bekerjasama dengan Media Tempo dan stakeholder terkait dalam hal ini yakni Kementerian Dalam Negeri melalui Dirjen Bina Bangda dan Kementerian Keuangan melalui Dirjen Kebijakan Fiskal serta Akademisi.

Acara yang berlangsung secara virtual diikuti langsung oleh Kepala Bappeda, Ir. M. Syahrul Syarif beserta jajaran.

Pemerintah Kabupaten Pelalawan masuk Nominasi Pemenang di semua kategori yang diperlombakan yakni kategori Komprehensif, Inovatif, Komitmen, Inisiatif dan Persona.

Kepala Bappeda Pelalawan mengucapkan terimakasih kepada Traction Energy Asia dan Panitia yang telah memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Pelalawan yakni penghargaan Kategori Komitmen dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

"Secara substansi RPJMD Kabupaten Pelalawan Tahun 2021-2026 Menunjukkan komitmen yang kuat dalam mensejahterakan masyarakat serta kebijakan pembangunan berkelanjutan dan mitigasi bencana lingkungan," tukasnya.

Ditanyakan tentang bentuk penghargaan yang didapat, Syahrul menyebutkan dalam bentuk tropi dan piagam dan info dari penyelenggara dalam proses pengiriman.

Untuk diketahui, H Zukri dan Nasarudin, SH.MH pasca dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Pelalawan pada Senin (26/4/2021) secara maraton mengebut Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang juga didukung penuh oleh DPRD Pelalawan. Hingga akhirnya pada Rabu (7/7/2021) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pelalawan, menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Pembahasan Pansus dan Pengambilan Keputusan serta Penutupan Pembahasan terhadap Ranperda Tentang Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daetah ( RPJMD) Kabupaten Pelalawan 2021 - 2006 bertempat di gedung DPRD Pelalawan di Pangkalan Kerinci.

Saat itu, Rapat paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Pelalawan, Baharudin, SH didampingi Syafrizal, SE Wakil Ketua I dan Anton Sugianto, S.Ud Wakil Ketua II yang juga dihadiri langsung Bupati Pelalawan H. Zukri dan Wakil Bupati Pelalawan Nasarudin, SH.MH.

Selanjutnya, juru bicara Pansus Drs. Sozifao Hia menyampaikan hasil pembahasan dan keputusan Pansus yang dalam kesimpulannya dapat menerima dan menyetujui Ranperda RPJMD 2021-2026 menjadi Perda dengan sejumlah catatan berupa perubahan, saran dan rekomendasi.

Adapun beberapa perubahan yang dimaksud seperti perubahan tabel dan redaksi yang tertuang dalam Ranperda RPJMD. Termasuk sejumlah saran seperti bantuan pupuk dan bibit gratis terkait kriteria penerima, tata cara distribusi, kualitas pupuk dan bibit serta efektifitasnya memajukan ekonomi rakyat.

Begitu juga soal permasalahan isu strategi dan masalah di Kabupaten Pelalawan secara umum menggambarkan kondisi di Pelalawan. Namun Pansus menilai masih belum menggambarkan kondisi rill. Sektor urusan harus diiringi kebijakan daerah yang jelas. SDM yang berkualitas dan berakhlak dengan tingkat IPM 71,56 persen yang masih di bawah provinsi dan nasional harus ditingkatkan.

Terkait HGU perusahaan yang sudah habis izinnya, hendaknya tidak diperpanjang dan dikembalikan ke masyarakat sebagai hak komunal. Jalan yang masuk HGU harus dirawat dan ditingkatkan.

Untuk sosial, data orang miskin harus valid dan objektif. perlindungan anak dan perempuan harus diiringi komitmen dan langkah nyata.Untuk Lingkungan Hidup, DAS harus dijaga dan normalisasi sungai harus dilakukan.

Urusan masyarakat terkait tata batas desa, kelurahan dan kecamatan juga harus jelas. Urusan perhubungan, urusan kebudayaan yang belum mengambarkan budaya melayu dan dibutuhkannya pembinanan desa adat dan urusan lainnya.

Major projek daerah juga disorot DPRD Pelalawan. Begitu juga terkait bantuan keagaaman dan kepemudaan. Puskesmas rawat inap di Kecamatan Bandar Petalangan,pembangunan stadion mini di setiap kecamatan dan perawatan dan peningkatan jalan poros di setiap kecamatan.

Sementara itu, Bupati Pelalawan H. Zukri dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kerjasama seluruh anggota DPRD Pelalawan dalam membahas Ranperda RPJMD 2021-2026.

"Pengesahan Ranperda RPJMD Kabupaten Pelalawan yang tergolong cepat ini hendaknya menjadi titik awal dan pedoman pencapain visi misi Pelalawan Maju 2026, kondisi terwujudnya pelalawan pusat industri dan pariwisata dibutuhkan komitmen bersama dalam pencapaiannya sesuai target. Segenap jajaran agar mempedomani RPJMD dalam merencanakan pembangunan di Kabupaten Pelalawan," paparnya.

Tentunya, sambung Bupati Zukri, sebelum menjadi Perda ada tahapan yang harus dilakukan yakni evaluasi ke Provinsi untuk disinkronkan ke RPJMD Provinsi dan RPJMN dan selanjutnya proses penyempurnaan RPJMD hingga menjadi Perda, tukasnya. Hingga dilakukan berita acara penandatanganan bersama persetujuan Raperda RPJMD Kabupaten Pelalawan tahun 2021-2026 menjadi Perda.(AdvZoel)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini