Wakil Walikota Pekanbaru, Secara simbolis menyerahkan hadiah kepada Para Juara peserta LombaSebagamana visi misi Pemerintah kota Pekanbaru "Terwujudnya Kota Pekanbaru sebagai pusat perdagangan dan jasa, pusat pendidikan serta kebudayaan Melayu menuju masyarakat yang sejahtera berlandaskan iman dan taqwa," Yang dirangkai dengan tema yang diusung pada peringatan hari jadi Pekanbaru ke 235 tahun 2019 ini, yakni Pekanbaru The Capital City of Sumatera, terang Ayat Cahyadi.
Visi dan misi kota Pekanbaru tersebut tentunya telah dituangkan didalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 tahun 2011 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Pekanbaru tahun 2005-2025. Dimana visi RPJP ini muncul dimasa kepemimpinan Bapak Dr H Firdaus ST MT sebagai Walikota dan Ayat Cahyadi sebagai Wakil Walikota yang memasuki periode kedua, sebut Ayat Cahyadi.
Lagi kata Ayat Cahyadi, berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kota Pekanbaru, program pemerintah kota Pekanbaru yang sedang digalakkan adalah menjadikan Pekanbaru sebagai "Smart City yang Madani,". Dalam hal tersebut ada beberapa indikator yang harus diperhatikan ASN dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), paparnya.
Salah satu indikator penting adalah, tentang kesehatan jasmani dan rohani masyarakat sebagai cirikhas masyarakat madani. Untuk mewujudkan hal itu, Pemko Pekanbaru telah membangun sarana prasarana kesehatan berupa Puskesmas, dan Rumah Sakit Pekanbaru, urainya.
Sarana penunjang untuk menjadikan masyarakat Pekanbaru sehata rohani, Pemko Pekanbaru telah memiliki Mesjid Paripurna di tingkat Kelurahan dan Kecamatan seluruh kota Pekanbaru, kata Ayat Cahyadi.
Dipaparkan, Ayat lagi, pembangunan sektor pendidikan juga menjadi prioritas utama. Melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas Pendidikan, Pemerintah kota Pekanbaru telah membangun sarana dan prasarana pendidikan yang berkwalitas sesuai kewajiban daerah, yakni tingkat pendidikan PAUD,TK, SD dan SMP,urainya.
Dalam mewujudkan Program Smart City, Pemko Pekanbaru berpedoman kepada enam pilar. Yakni, Smart Govermance (tata kelola pemerintah yang pintar), smart people (penduduk yang pintar), smart economy (ekonomi yang pintar), smart environment (lingkungan yang pintar), smart living (kehidupan yang pintar), dan smart mobility (mobilitas yang pintar).

Pembersihan aliran sungai Siak dan bakti sosial donor darah.Diakui Ayat Cahyadi, hingga nanti berakhir kepemimpinan Firdaus-Ayat. Ada tiga hal penting yang harus diselesaikan. Antara lain, pembangunan infrastruktur jalan diseluruh jalan kecamatan dengan pengaspalan dan hotmix. Melanjutkan jalan lingkar luar dan penyelesaian pembangunan kawasan perkantoran Pemerintah kota Pekanbaru di Kecamatan Tenayan Raya, bebernya.
Disisi lain kata Ayat, penanggulangan kemiskinan berbasis masyarakat terus digalakkan dengan program PMBR-RW yang didukung oleh dana bantuan pemerintah pusat sebesar Rp30 miliar melalui dana alokasi umum untuk 83 keluruhan yang ada di Pekanbaru, tutupnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas PUPR Pekanbaru yang juga Plt.Kadis Kesehatan Pekanbaru, Indra Pomi yang bertindak sebagai Komandan Upacara Perayaan HUT Pekanbaru ke-235 mengatakan, Dalam rangka memeriahkan HUT Pekanbaru kali ini, Pemko Pekanbaru telah melaksanakan berbagai kagiatan. Mulai dari gotong royong bersama di berbagai titik, termasuk pembersihan tepian Sungai Siak, sebut Indra Pomi.
Selain gotong royong, juga dilaksanakan berbagai lomba, Dan pada acara puncak hari ini, bagi peserta lomba yang berhasil menjadi juara, akan menerima hadiah yang telah disiapkan panitia, tutupnya.
Pantauan media ini usai upacara, Wakil Walikota didampingi beberapa kepala OPD menyerahkan hadiah secara simbolis kepada para pemenang lomba yang dilanjutkan meninjau kegiatan donor darah. (Adv/jsn)
Tag: