Pemkab Meranti Maksimalkan Pelayanan Kesehatan

Redaksi Redaksi
Pemkab Meranti Maksimalkan Pelayanan Kesehatan
Humas Meranti
Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan MSi saat berkunjung di salah satu Pustu.
SELATPANJANG, riaueditor.com- Kasus penolakan pihak rumah sakit terhadap pasien yang kerap terjadi di Jakarta dan sejumlah daerah lainnya, diharapkan tidak terjadi di Kabupaten Kepulauan Meranti. Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, DPRD dan Pemerintah Daerah Kepulauan Meranti telah mengalokasikan anggaran untuk biaya kesehatan masyarakat, baik melalui program  Jamkesda, Jamkesmas maupun Jampersal. Semua program ini harus dilaksanakan dengan harapan tidak ada masyarakat yang terlantas saat membutuhkan pelayanan medis.
 
Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan MSi, selalu mengingatkan agar seluruh tim teknis kesehatan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Pelaanan terbaik yang harus diberikan tidak saja bagi bagi petugas di RSUD, tapu juga bagi petugas Puskesmas, Puskesdes maupun Polindes. Peningkatan pelayanan kesehatan harus menjadi target utama dalam peningkatan pelayanan public di Kepulauan Meranti.
 
"Jangan sampai dipersulit, berikan layanan medis secara maksimal. Kalau ada warga yang butuh perawatan, cepat lakukan dan tinggalkan persoalan yang tidak urgen. Kesehatan nyawa masyarakat itu lebih penting dari segala-galanya," tegas Bupati Irwan, beberapa waktu yang lalu.
 
Peningkatan kesehatan masyarakat, urai Bupati menjadi sangat penting. Tidak hanya sebagai tolok ukur pada program peningatan kualitas SDM, tapi juga komitmen pemerintah daerah dalam peningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karenanya, ia selalu mengingatkan agar tidak ada diskriminasi dalam memberikan pelayanan. Apalagi Kabupaten Kepulauan Meranti berkomitmen dalam menyonsong MDGs pada tahun 2020 mendatang. Salah satu syarat mutlaknya adalah tidak adanya serangan penyakit ekstrim menular.
 
"Selain peningkatan pelayanan medis untuk pasien, kita harap Dinas Kesehatan juga terus berupaya meningkatkan pelayanan medisnya. Disamping meningkatkan program kesehatan masyarkaat. Fokuskan pada upaya membangun kesadaran untuk hidup sehat. Pemkab Kepulauan Meranti tidak mauu ada kasus DBD, diare, kusta maupun penyakit menular lainnya di daerah ini. Semua penyakit-penyakit menular tersebut harus sudah tuntas ditangani," bebernya.
 
Secara esensial pelayanan kesehatan memang harus tingkatkan pada aspek askesibilitas dan mutu pelayanan. Berbagai program maupun kegiatan pun telah dilaksanakan. Seperti halnya pembangunan pusat-pusat kesehatan masyarakat sampai ke tingkat desa (Pustu atau Puskesdes).
 
Menurut Bupati, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti telah melakukan penambahan jumlah tenaga medis dan paramedic untuk meningkatkan pelayanan sampai ke pelosok desa. Termasuk upaya peningkatan jangkauan transportasi bagi warga yang sakit dengan menyediakan ambulance laut. Sementara untuk mendekatkan pelayanan kesehatan dasar sampai ke frontline, saat ini Meranti telah memiliki 57 unit Puskesmas Pembantu, 19 unit Poskesdes dan 9nunit Puskesmas ditambah 1 unit Rumah Sakit.
 
Sedangkan untuk meningkatkan layanan kesehatan, pemerintah telah memberikan Jaminan Kesehatan Masyarakat Daerah melalui program Jamkesda. Untuk program ini telah dikucurkan dana sebesar Rp 2 milyar pada tahun 2011 dan sebesar Rp 1,9 miliar pada tahun 2012. Tahun 2013 Pemkab Meranti juga telah merencanakan program jaminan ksehatan bagi pekerja mandiri (perorangan) yang belum tertampung dalam program-program jaminan kesehatan yang sudah ada saat ini.  (Advl/Misjan/Je)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini