PS.PENGARAIAN, riaueditor.com – Bupati Rokan
Hulu Drs H Achmad MSi ingatkan para pegawai baik itu PNS apalagi tenaga
Honorer agar hendaknya menyayangi dan mencintai pekerjaannya dengan
mengikuti peraturan yang telah ditetapkan oleh atasan dan mamatuhi
disiplin pegawai sebagaimana peraturan yang telah ditetapkan.
Hal ini disampaikan Bupati Rokan Hulu Drs H Achmad MSi pada apel pagi
pegawai dijajaran pemkab Rokan Hulu Kamis 12 Desember 2013 pada
pelaksanaan apel gabungan yang berlangsung dihalaman kantor bupati Rokan
Hulu.
Dihadapan para kepala dinas, badan dan kantor serta para eselon 3 dan
4 Bupati mengatakan bahwa para pegawai hendaknya dapat menghargai
pekerjaannya dan lakukan pekerjaan tersebut dengan rasa penuh tanggung
jawab, “Jangan setelah hukuman disiplin dijatuhkan baru mencak-mencak
atau melibatkan keluarga dan orang tua untuk datang menghadap pimpinan,
namun koreksi diri apakah pekerjaan yang selama ini dilakukan
benar-benar dilakukan dengan penuh tanggung jawab atau hanya sekedar
bekerja asal asalan dengan tidak mematuhi aturan dan kebijakan
pimpinan,” sebut Bupati.
Selama ini pimpinan selalu mengingatkan agar pegawai hendaknya dapat
melakukan disiplin disamping juga dapat melaksanakan program keagamaan
yakni sholat zuhur dan ashar berjamaah, wirid pengajian dimalam Kamis
dan sholat serta sujud tilawah di subuh jumat yang merupakan program
yang diikuti oleh pegawai tanpa terkecuali.
“Dalam hal ini seharusnya dapat diikuti oleh pegawai karena
sekali-kali pimpinan akan melakukan sidak terhadap kehadiran pegawai dan
jika tidak hadir tanpa keterangan dan telah kedapatan berkali-kali maka
yang bersangkutan akan diberi sanksi tegas dan hal ini dibuktikan
dengan pemberhentian beberapa orang pegawai khsusunya yang honorer
bebera waktu lalu, dan tindakan ini dilakukan setelah melewati berbagai
pertimbangan dan proses baru yang bersangkutan menerima surat keputusan
pemberhentian.”
Dari kejadian ini bupati menghimbau agar tidak terjadi pada pegawai
lain, untuk itu cintai dan sayangi pekerjaan dan ikuti aturan seperti
air mengalir, hal ini juga termasuk bagi keluarga pimpinan, ucap Bupati.
Hendaknya juga dapat memberikan contoh yang baik, bukan sebaliknya
mentang-mentang keluarga pimpinan maka sesukanya dalam bekerja namun
tunjukkan kinerja yang baik, karena hukuman yang dijatuhkan akan
dilaksanakan perdasarkan peraturan yang berlaku dan Bupati juga tegaskan
bahwa hukuman itu tidak tebang pilih namun siapa yang melanggar akan
mendapatkan sanksi sesuai peraturan yang berlaku.(Adv/Hum)