Prestasi Pacquiao di Usia 40 Bikin Mayweather Gila

Redaksi Redaksi
Prestasi Pacquiao di Usia 40 Bikin Mayweather Gila
(REUTERS/Issei Kato)
Mayweather disebut gila dengan prestasi yang dicapai Pacquiao di usia 40.

JAKARTA - Prestasi Manny Pacquiao di usia senja disebut sang promotor tinju Sean Gibbons membuat Floyd Mayweather Jr gila.

Sebelumnya, Pacquiao yang sudah 40 tahun masih mampu tampil trengginas di atas ring. Dia sukses mengalahkan Keith Thurman yang notabene 10 tahun lebih muda dari petinju asal Filipina tersebut.

Pacquiao menang angka setelah pada ronde pertama sempat membuat Thurman terjengkang karena dua pukulan beruntunnya.

Gelar WBA Super yang diraih Pacquiao itu sekaligus memastikan rekor baru sebagai petinju tertua yang sukses meraih titel juara di kelas welter.

Dengan prestasi demi prestasi yang terus didapatkan Pac Man tersebut, Gibbons beranggapan bahwa Mayweather yang sudah memutuskan pensiun seperti 'kebakaran jenggot'.

"Peninggalan sang senator terus bertambah dan itu membuat Floyd [Mayweather] sedikit gila dan panik sejak mereka pernah bertarung pada 2015."

"Di usia 40, dia berhasil membuat sejarah. Dia melakukan sesuatu yang belum pernah diciptakan petinju lainnya di kelas welter. Tak ada petinju yang bisa melakukannya, mengalahkan Keith Thurman yang masih 30 tahun," ujar Gibbsons dikutip dari Mirrors.

Gibbons pun menampik anggapan Mayweather bahwa Pacquiao mengambil keuntungan dari ketenaran mantan juara dunia asal Amerika Serikat tersebut.

"Senator [Pacquiao] tidak menggantungkan hidupnya kepada Mayweather, namun Floyd Mayweather tampaknya yang justru bergantung kepada sang senator saat ini," tutur Gibbons.

"Kemana pun senator pergi, nama Mayweather terlalu disebut-sebut. Ketika saya berada di pinggir ring menyaksikan pertarungan [Pacquiao] melawan Thurman, saya melihat Mayweather. Saya sampai bertanya-tanya: 'Kenapa dia [Mayweather] ada di sini juga?"

Mayweather dan Pacquiao sempat saling melontarkan kata-kata sindiran setelah Pac Man menantang rivalnya itu kembali naik ring dari masa pensiun.

"Saya merasa menjadi ikon sesungguhnya ketika nama Pacquiao disinggung di media-media, nama saya selalu saja di bawa-bawa," ujar Mayweather saat itu. 

(cnnindonesia.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini