Madrid Cetak Sejarah Di Liga Champions, Zidane: Saya Bukan Pelatih Terbaik

Redaksi Redaksi
Madrid Cetak Sejarah Di Liga Champions, Zidane: Saya Bukan Pelatih Terbaik
Getty
Zinedine Zidane

CARDIFF - Real Madrid baru mencetak sejarah di ajang Liga Champions. Los Blancos -julukan Madrid- menjadi klub pertama yang sukses menjadi juara Liga Champions back-to-back sejak era modern. Selain itu, Madrid juga semakin mengukuh diri sebagai sebagai klub tersukses di Eropa dengan 12 gelar Liga Champions.

Madrid berhasil menuntaskan perlawanan Juventus pada partai final Liga Champions 2016-2017. Berlangsung di Stadion Millennium, Cardiff, Minggu (4/6/2017) dini hari WIB, Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan sukses meraih kemenangan telak 4-1.

Bisa membawa Madrid mencatatkan sejarah jelas melambungkan nama sang pelatih, Zinedine Zidane dalam daftar pelatih terbaik. Namun nyatanya, entrenador 44 tahun tersebut merendah dan merasa dirinya bukan pelatih terbaik.

“Bukan, bukan, saya bukan pelatih terbaik,” ujar Zidane singkat, seperti disadur dari Marca, Minggu (4/6/2017).

Zidane memang merupakan salah satu pelatih terukses Madrid saat ini. Dalam 512 hari kepemimpinannya, juru taktik berpaspor Spanyol tersebut berhasil mempersembahkan dua trofi Liga Champions, serta masing-masing satu Liga Spanyol, Piala Super Eropa, serta Piala Dunia Antar klub.


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini