Alumni ITB Riau Siap Kawal Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di Kampar

Redaksi Redaksi
Alumni ITB Riau Siap Kawal Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di Kampar
Pertemuan Pj Bupati Kampar Dr.H.Kamsol,MM bersama pengurus IA ITB Riau dalam rangka penghapusan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Kampar.(Foto: Ist)

KAMPAR - Guna penghapusan Kemiskinan ekstrem di Kabupaten Kampar, Pj. Bupati Kampar, Dr. H. Kamsol, MM terus melakukan terobosan dan kerja sama dengan berbagai pihak. Kali ini Pj Bupati dukungan dari Ikatan Alumni Institut Tekhonolgi Bandung (IA ITB) Riau.

Dalam pertemuan IA ITB Riau dengan Pj Bupati Kampar, Ahad malam (23/10/2022) yterungkap penduduk dengan kemiskinan ektrem lebih kurang sebanyak 14 ribu jiwa yang terdapat di Kecamatan Kampar Kiri Hulu dan Tapung.

Sementara, 14 desa lainnya berada di daerah yang sulit dijangkau.

Dalam pertemuan sebelumnya dengan Dinas PUPR Provinsi masih butuh Rp500 M untuk menuntaskan jalan dari Batu Sasak ke Payakumbuh. Pemprov Riau telah menganggarkan Rp5 M untuk menuntaskan jalan alternatif ke Batu Tilam pada Agustus 2023.

"Pembangunan infrastruktur terutama pendidikan dan kesehatan di 9 desa terkendala karena kebijakan nasional terkait kawasan Suaka Margasatwa Bukit Rimbang Bukit Baling," kata Kamsol.

Dikatakan Kamsol, program ini merujuk kepada Inpres No. 4 Tahun 2022 yang menjadi komitmen Presiden Jokowi untuk menghapus kemiskinan ekstrem menjadi nol pada tahun 2024 serta Perpres No. 120 Tahun 2022 tentang percepatan pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, gedung sekolah, turap, bendungan, irigasi, auditorium, pariwisata dan pondok pesantren

"Kami menginstruksikan dan menugaskan Kepala Dinas PUPR untuk melengkapi proposal Batu Tilam dengan usulan jalan dan jembatan ke desa-desa wisata lainnya, seperti Pangkalan Kapas, Tanjung Permai , Lubuk Bigau, Muara Selaya, Dua Sepakat hingga ke Desa Ludai , Balung, dan Desa yang berada di Kecamatan Tapung," ujar Kamsol.

Dalam kesmepatan bersama IA ITB Rioau itu juga dibahas rencana untuk mengaktifkan masterplan lama, menjadikan gedung Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) menjadi sasana budaya lengkap dengan auditoriumnya.

Selain itu juga pembangunan Islamic Center menjadi pusat Tahfizh Akademi Internasional dan pusat Sumber Belajar Islami yang inklusif dan ramah anak.

Sedangkan Perluasan Istana Kampa dan pengembangan Danau Rusa masuk dalam prioritas yang akan dikerjasamakan dengan Ikatan Alumni ITB yang akan dituangkan dalam MoU," tambah Pj Bupati lagi.

Pj Bupati Kampar juga menyebutkan program bapak angkat anak stunting, penanganan anak tidak sekolah turut menjadi prioritas bersama seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait.

Pertemuan tersebut dihadiri Kabag Kerjasama Zaki Rahman, Kabid Pemasaran Pariwisata David Hendra , Tim Asistensi Pj Bupati Kampar Yanti Kerlip dan ketua IA ITB Pengda Riau, Mimi Lutmila.

Mimi Lutmila dalam pada itu menyatakan bahwa pertemuan ini sangat penting dalam mendukung program pemerintah Kabupaten Kampar.

"Salah satu tugas berat kita adalah menghapus kemiskinan ekstrem yang diawali dengan membahas persiapan penandatangan MoU Pj. Bupati dengan IA ITB," kata Mimi Lutmila.

Dalam penandatanganan MoU itu, pihaknya akan mengundang seluruh OPD di lingkup Pemkab Kampar, seluruh Forkompimda, DPRD dan Alumni ITB Riau serta tokoh Masyarakat.

"Bagaimana membuka jalan untuk mewujudkan impian Pj bupati Kampar membangun ekosistem pembangunan berkeadilan agar desa tanpa miskin, tanpa lapar, tanpa pekerja anak, tanpa stunting, tanpa pernikahan usia anak dan tanpa kekerasan bisa dicapai pada 2024," papar Mimi lagi.

Ditambahkan dia, semua target SDG's desa lainnya juga dapat tercapai di tahun 2030 mendatang.

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini