Usai Deklarasi Pekanira Sebut Lakukan Konsolidasi

Redaksi Redaksi
Usai Deklarasi Pekanira Sebut Lakukan Konsolidasi
fin/riaueditor.com

PEKANBARU, riaueditor.com - Berbeda dengan pola organisasi Nias yang sudah ada, usai deklarasi pengurus DPP, Persatuan Keluarga Nias Utara (Pekanira) akan lakukan konsolidasi di setiap tingkatan di 12  kabupaten/kota se Provinsi Riau.

Hal ini ditegaskan ketua Pekanira, Anotona Nazara SE saat dikonfirmasi seputar program jangka pendek usai deklarasi sekaligus pengukuhan pengurus di Furaya Hotel Pekanbaru, Sabtu (31/10/20).

Ia mengatakan, sejauh ini anggota Pekanira tercatat 3 ribu jiwa atau 700 KK yang tersebar di 10 kabupaten/kota di Riau. Sementara DPD yang sudah terbentuk, ada 6.

Keenam DPD Pekanira itu, sebut anggota DPRD Kampar tersebut, antara lain 3 DPD di Kabupaten Kampar, 1 DPD Kuansing, 1 DPD Siak dan 1 DPD Bengkalis. Ia menyebutkan, Pekanira bersahabat kepada siapa saja

"Kami tidak pernah menutup diri, kami terbuka kepada siapa saja. Bila ada hal yang perlu kita koordinasikan Pekanira tetap bersahabat, ujarnya.

Ia pun menyampaikan permohonan maaf, bilamana dalam pelaksanaan kegiatan deklarasi hari ini ada hal yang kurang berkenan.

"Tolong jangan dibawa di luar cukup kita tinggalkan disini saja. Sama halnya dengan warna baju organisasi yang kami pakai ini. Kami memakai baju putih yang bermakna berada dalam garis lurus tanpa bisa dipengaruhi oleh siapapun," ucapnya.

Dialog;

Satu hal yang cukup menarik pada acara deklarasi Pekanira adalah, ketika sesi dialog yang dipandu oleh Pdt Komenari Jefri Zalukhu STh.

Dimana dari sekian pendapat yang mencuat ke permukaan Pdt Jemaat BNKP Pekanbaru, Oktoriàman Zega STh menyoroti kehidupan warga Nias di wilayah pinggiran.

"Kita orang orang Nias di Pekanbaru ini tergolong orang biasa-biasa saja. Tapi di pinggiran itu ada banyak orang kita yang tidak memperoleh haknya sebagaimana layaknya. Ini saya ketahui dari 27 pos pelayanan gereja di Pekanbaru," ungkapnya.

Secara pribadi kata Oktoriaman, pihaknya sepakat dengan semangat bersatu dalam membangun warga Nias secara bersama-sama. Ia pun percaya bahwa kampanye bersatu pada hari ini bukan hanya teori melainkan untuk diwujudkan.

"Mari kita bersatu untuk melihat saudara kita. Kita harus hadir untuk membantu mereka. Jangan berikan mereka ikan, tapi berikanlah mereka mata pancing," ajak Oktoriaman. (fin)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini