Menkumham Minta Warga Nias Hargai Kultur Budaya

Redaksi Redaksi
Menkumham Minta Warga Nias Hargai Kultur Budaya
fin/riaueditor.com
Jemaat Gereja Nias Pekanbaru foto bersama Menkumham RI, di Ballroom Hotel Aryaduta, Minggu malam (21/12/14)
PEKANBARU, riaueditor.com– Menteri Hukum & Hak Azasi Manusia (Menkumham), DR. Yasona Hamonangan Laoli mengatakan, warga Nias diharapkan tetap menghargai kultur budaya dimanapun berdomisili. Selain itu persatuan dan kesatuan juga harus tetap dijaga.

Hal itu disampaikannya dalam acara perayaan natal warga Nias di ballroom Hotel Aryaduta, Minggu malam (21/12). Menteri berdarah Nias-Batak ini mengatakan, meski putra-putri Nias saat ini sebagian ada yang sudah menduduki posisi penting di pemerintahan, namun pihaknya sedikit prihatin atas kekurangkompakan warga Nias di 5 Kota/Kabupaten di Pulau Nias.

Ia mencontohkan pada Pemilu Legislatif bulan April 2014 lalu. Dimana, dari sekian putra-putri Nias yang mencalonkan diri untuk duduk sebagai anggota DPR RI, tak satupun yang berhasil, ucap Menteri asal PDIP tersebut.

Meski hal ini cukup memprihatinkan, namun satu hal yang membanggakan adalah putra Nias yang maju dari Dapil Provinsi Banten yakni Marinus Gea, berhasil menduduki DPR RI dari partai PDIP.

Untuk itu, Yasona berharap agar hal serupa bisa "menular" ke putra-putri Nias lainnya. Selain itu, Yasona juga menegaskan agar warga Nias selalu menghargai kultur budaya lokal dimanapun berdomisili.

"Kita berharap agar dengan terpilihnya Marinus Gea, dapat dijadikan motivasi oleh teman-teman yang ingin berjuang demi kepentingan bersama," ujar Yasona.

Sebelumnya, tokoh Nias Riau Drs Sozifao Hia MSi mengatakan, saat ini ada 200 ribu warga Nias yang berdomisili di Provinsi Riau. Mereka tersebar di 12 Kota/ Kabupaten. Satu hal yang menjadi persoalan adalah KTP, terlebih bagi warga Nias yang eksodus pasca gempa tahun 2005 lalu.

Untuk itu, Sozifao berharap agar para pemimpin di negeri ini dapat mencarikan solusi. Sebab, bagi mereka yang belum mengantongi identitas KTP ini, selalu terbentur dengan persyaratan administrasi.

Menyikapi hal itu, Bupati Nias Utara yang mewakili lima Walikota/Bupati di Nias, Edwar Zega, mengatakan pihaknya akan berkoordinasi melalui Forum Komunikasi Kepala Daerah dalam waktu dekat.

Sementara itu, rangkaian perayaan natal yang tergabung dalam DPP Ikatan Keluarga Nias - DPD Himpunan Masyarakat Indonesia (IKNR-HIMNI) Riau, panitia pelaksana menggelar perlombaan maena (tari) rohani.

Tampil sebagai juara I, BNKP Pekanbaru, juara II BNKP Pangkalan Kerinci Pelalawan, dan juara III STM Bago. Adapun juri pada perlombaan tersebut, yakni Fag Zega, Viktor Lahagu dan Pdt Gea.

Pada perayaan natal yang berlangsung sekitar 2 jam tersebut, selain Menkumham juga tampak dihadiri beberapa tokoh penting. Diantaranya, Kakanwil Depkumham Riau, Drs Frans Richard Sugiyanto, MM.

Sementara dari wakil rakyat tampak anggota DPR RI Efendi Sianipar, anggota DPRD Riau Kordias Pasaribu dan Soniwati Wau. Tokoh pengusaha diantaranya, Topa Simatupang dan Frans Hr Daeli.

Sedangkan tokoh Nias diantaranya, Brigjen Pol (Purn) Luther Harefa, Penasehat IKNR S Waruwu, Ketua IKNR Elmansyah Telaumbanua dan Kompol P Zalukhu.(fin)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini