Turis dengan mengenakan masker mengambil gambar dari dek obseravsi di Menara Kuala Lumpur di Kuala Lumpur, Rabu (1/7/2020). Malaysia memasuki pelonggaran Perintah Kontrol Gerakan (MCO) setelah tiga bulan pembatasan karena virus corona Covid-19. (AP Photo/Vincent Thian)Pembatasan yang lebih ketat pada sektor ekonomi dan sosial kemudian diumumkan pada 21 Mei karena kasus masyarakat terus meningkat. Munculnya varian baru juga telah menunda upaya untuk meratakan kurva infeksi, kata Kantor Perdana Menteri.
Pada 28 Mei, Perdana Menteri Muhyiddin Yassin mengumumkan bahwa negara itu akan melakukan penguncian total selama 14 hari mulai 1 Juni, dengan hanya sektor ekonomi dan jasa penting yang diizinkan untuk melanjutkan operasi mereka.
Jumlah kasus menembus angka 9.000 pada 29 Mei, sebelum tindakan penguncian menurunkan infeksi harian secara bertahap. Pada hari Jumat, total 6.846 kasus dilaporkan.
Jika fase pertama dari penguncian total dapat mengurangi jumlah kasus harian, maka negara itu akan melonggarkan ke fase kedua, di mana lebih banyak sektor ekonomi akan diizinkan untuk dibuka kembali.
Tahap 3 akan mirip dengan perintah pengendalian gerakan (MCO) yang telah diberlakukan di negara itu, di mana hampir semua sektor ekonomi diizinkan beroperasi dengan SOP yang ketat.
Perkembangan dari satu fase ke fase lainnya akan merujuk pada penilaian risiko Kementerian Kesehatan.
Hingga Jumat (11/6), penghitungan COVID-19 nasional Malaysia mencapai 646.411.
(sumber: Liputan6.com)