Kapolres Kampar: Berita Hoax Sumber Malapetaka

Redaksi Redaksi
Kapolres Kampar: Berita Hoax Sumber Malapetaka
sy/riaueditor.com

BANGKINANG, riaueditor.com - Informasi bohong atau lebih dikenal dengan berita Hoax merupakan sumber malapetaka. Berita hoax yang ditebarkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab seperti, isu sara, adu domba dan lainnya yang menyesatkan menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.

"Berita Hoax itu bisa merusak tatanan persatuan dan kesatuan, berbangsa dan bernegara, mari waspada dengan berita Hoax," ujar Kapolres Kampar AKBP Deni Oktavianto SIK MH pada acara Focus Group Discussion (FGD) tentang antisipasi berita hoax, isu sara, anti adu domba dilaksanakan oleh Binmas Polres Kampar di ruang serbaguna Polres Kampar, Jumat (22/3/2018).

Permasalahan ini sudah sering kita dengar dan merupakan fenomena baru yang berdampak sangat besar terhadap keutuhan negara kesatuan republik indonesia.

"Bangsa ini sangat perlu kita jaga keutuhannya dari perpecahan," ujar Deni.

Disampaikan Deni agar elemen masyarakat khususnya Kabupaten Kampar diharapkan tidak mudah menerima dan menyebarkan suatu informasi tanpa diketahui dengan jelas sumbernya.

"Elemen masyarakay Kabupaten Kampar jangan mudah menerima dan menyebarkan suatu informasi tanpa diketahui dengan jelas, terlebih pada tahun politik saat ini," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Deni menyampaikan, bahwa peran Pers sangat penting dalam mengantisipasi berita Hoax.

"Saya minta kepada rekan-rekan Pers untuk selalu memberikan edukasi kepada masyarakat terkait berita Hoax, karena berita Hoax sangat berdampak pada semua aspek dan sumber malapetaka," ucapnya.

Pantauan awak media, acara Focus Group Discussion (FGD) tentang antisipasi berita hoax, isu sara, anti adu domba dan mendukung sepenuhnya Polri dalam rangka menegakkan hukum bagi para pembuat dan penyebar berita hoax.

Hadir dalam acara, pengurus organisasi Pers dan para awak media yang bertugas di Kabupaten Kampar, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama dan para tamu undangan lain.

Sementara para narasumber, Dinas Kominfo Riau, Ketua PWI Cabang Kampar, Ketua IWO Riau dan Wartawan senior yang bertugas di istana negara, Casno Tatilotopa. (Syailan Yusuf)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini