Indonesia Bebas Prostitusi 2019, FPI Dukung Dinsos Gesa Program Kemensos

Redaksi Redaksi
Indonesia Bebas Prostitusi 2019, FPI Dukung Dinsos Gesa Program Kemensos
Ketua DPW FPI Kota Pekanbaru, Ustadz M. Al Husni Thamrin
PEKANBARU, riaueditor.com - Program Indonesia Bebas Prostitusi di tahun 2019 sebagaimana yang dicanangkan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa pertengahan Februari lalu, hendaknya juga didukung penuh oleh pemerintah di daerah, baik pemerintah provinsi mau pun kabupaten/kota, termasuk Kota Pekanbaru.

Menanggapi hal ini, Front Pembela Islam Kota Pekanbaru menilai perlunya penggesaan program nasional tersebut, khususnya di Kota Pekanbaru. Hal ini mengingat bahwasanya Pekanbaru disinyalir masih berjalannya praktek-praktek prostitusi, seperti di daerah Jondul dan Maredan.

"Atas dasar ini, kita minta di Pekanbaru program ini digesa secepatnya. Kita berharap Dinas Sosial Pekanbaru sesegera mungkin mengambil tindakan, seperti terhadap lokalisasi di Jondul dan Maredan," kata Ketua DPW FPI Kota Pekanbaru, Ustadz M. Al Husni Thamrin.

Tak hanya penghapusan lokalisasi saja, namun hendaknya juga memperketat pengawasan serta menindak tegas tempat-tempat hiburan malam di Pekanbaru, khususnya terkait jam operasional.

"Kita, DPW FPI Pekanbaru beserta elemen masyarakat akan terus mendorong pemerintah untuk menjalankan program yang telah dicanangkan Kemensos RI ini," kata Al Husni Thamrin lagi.

Masih terkait hal yang sama, dalam waktu dekat ini DPW FPI Pekanbaru akan melayangkan surat permintaan hearing ke DPRD Pekanbaru untuk membahas persoalan prostitusi serta tempat-tempat yang menjadi lokalisasi ini.(aaf)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini