F-MPMBK Siap Rebut Blok Kampar

Redaksi Redaksi
F-MPMBK Siap Rebut  Blok Kampar
zul/riaueditor.com
PELALAWAN, riaueditor.com– Setelah selama 30 tahun beroperasi di Pelalawan dan kabupaten Inhu, PT Medco selaku perusahaan eksploitasi Minyak bumi Blok Kampar akhirnya menghabiskan masa kontrak 27 Mei lalu. Dengan berakhirnya kontrak kerja tersebut, masyarakat Pelalawan khususnya yang berdomisili disekitar perusahaan PT Medco meminta pemerintah pusat tidak memperpanjang kontrak, namun tambang minyak
bumi tersebut agar dukelola sendiri dengan melibatkan perusahaan milik pemerintah daerah.

Puluhan tokoh dan masyarakat yang mengatasnamakan  Forum masyarakat Pelalawan Merebut  Block Kampar (F-MPMBK), Rabu (28/5/2014) mendatangai kantor DPRD Pelalawan. Kedatangan mereka mempertanyakan tentang PT Medco yang telah habis masa kontraknya di Blok Kampar.

Massa menyampaikan aspirasi menuntut agar pengelolaan Blok Kampar bisa diambil alih oleh Pemkab Pelalawan melalui BUMD. Pasalnya, selama 30 tahun PT. Medco beroperasi di Pelalawan, perusahaan asing ini tak memberikan kontribusi untuk Pelalawan. Massa juga akan mendatangi kementerian ESDM di Jakarta.

Juru bicara F-MPMBK, Zulmizan Assegaf mengatakan, lahirnya forum ini didasari oleh keinginan masyarakat Pelalawan untuk mengelolah Blok Kampar. Forum yang lahir secara spontan ini elah mendapat dukungan penuh sejumlah komponen masyarakat Pelalawan, baik itu lembaga adat, himpunan pemuda dan mahasiswa. "Kami bertekad penuh satu suara, yakni mengambil alih Blok Kampar," kata Zulmizan.

Kata Zulmizan, setidaknya ada dua tuntutan penting terbentuknya forum ini, pertama yakni pengelolaan blok Kampar diserahkan kepada Pemda melalui BUMD, dan kedua kementrian ESDM tidak melakukan lelang terbuka terhadap pengelola blok Kampar.
"Menghimbau, mohon dukungan dan doa kepada seluruh komponen masyarakat Pelalawan agar ikut serta bersama-sama berjuang untuk mendapatakan pengelolaan blok Kampar oleh pemerintah kabupaten Pelalawan," ungkapnya.

Aksi ini kata Zulmizan akan bertambah ramai, di mana aksi ini memperjuangkan hidup mati masa depan Kabupaten Pelalawan.

Dalam kesempatan itu, riuh semangat puluhan massa yang hadir di ruang pertemuan DPRD Pelalawan terdengar hingga jauh ke luar. Sesekali terdengar pekik FMPBK siap merebut blok Kampar hingga tetesan darah terakhir demi kemajuan pembangunan daerah agar tidak ada lagikemiskinan di Negeri Tuah Sekata, julukan Kabupaten Pelalawan.(zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini