Bupati Harris Minta Masyarakat Tidak Salah Paham Soal Isu Pemerataan

Redaksi Redaksi
Bupati Harris Minta Masyarakat Tidak Salah Paham Soal Isu Pemerataan
zul/riaueditor.com
PKL.KERINCI, riaueditor.com - Soal isu pemerataan pembangunan di Kabupaten Pelalawan, Bupati HM Harris meminta masyarakat tidak salah paham. Pasalnya seluruh program yang dilakukan Pemkab Pelalawan telah dituangkan dalam 7 program strategis yang diperuntukkan bagi kesejahteraan Masyarakat di 12 Kecamatan yang ada.

Dikatakan Harris, hingga kini pembangunan sudah merata di Kabupaten Pelalawan seperti program Pelalawan Cerdas, semua masyarakat di Pelalawan merasakan pendidikan gratis. Pelalawan sehat semuanya merasakan pengobatan gratis. Pelalawan terang semuanya merasakan listrik dari PLTMG Langgam Power. Begitu juga daerah-daerah yang mengajukan arus listrik tetap diutamakan. PPIDK bantuan Desa dan Kelurahan Rp.400 hingga Rp.500 juta dirasakan semua oleh masyarakat.

"Tidak ada istilah tebang pilih. Semua merata untuk masyarakat Pelalawan begitu juga program-program Pemkab lainnya," terang HM Harris dalam sambutannya saat menghadiri Halal Bi Halal dengan Ikatan Keluarga Langgam dan sekitarnya di Masjid Agung An-Nur Pekanbaru, Ahad (9/8/2015). .

Harris menambahkan, untuk mengisi visi dan misi Pembaruan menuju kemandirian, Pemerintah Daerah telah melaksanakan 7 program strategis untuk mengejar berbagi target keberhasilan pembangnan.

"Sekali lagi saya tekankan untuk tidak salah paham soal pemerataan pembangunan. Langgam power dibangun di kecamatan Langgam dikarenkan sumur gas berada di langgam. Itu adalah bahan baku untuk menghasilkan arus bukan maksud lain kenapa didirikan di Langgam. Hasilnya juga untuk penerangan masyarakat di 12 Kecamatan.

Begitu juga soal tekhnopolitan, sambung Bupati, dibangunnya tekhnopolitan di Langgam karena lahan yang luas untuk pembangunan berada di Langgam.

"Tidak ada maksud lain, semuanya diperuntukka bagi seluruh masyarakat. Jadi  jangan sampai masyarakat salah paham," terangnya.

Dilanjutkan Bupati, masyarakat diminta memahami pembangunan di kabupaten pelalawan. Dalam persaingan dunia nanti, masyarakat harus masuk ke dalam persaingan tersebut dan bukan sebagai penonton saja.

"Pemkab telah mempersiapkan berbagai kebutuhan agar masyarakat ikut bersaing kedepannya. Persiapan SDM dan membuka berbagai peluang bagi masyarakat adalah fokus Pemerintah saat ini. Hal ini yang harus disadari. Oleh kerenanya mainside atau pola pikir harus dirubah untuk menciptakan kemajuan dan kesejahteraan bersama," paparnya.

Hadir pada acara Halal Bi Halal, Rektor UIR Detri Karya, Kepala Kemenag Pelalawan Zulkifli, Kepala Bappeda Syahrul Syarif, Kadis Kessos MD Rizal, Kadis BPMPD Zamur, Camat Langgam Sugeng Wiharyadi, Ketua Tim Pengerak PKK Hj Ratna Mainar Harris, Kadis di Lingkungan Pemkab Pelalawan dan Tokoh Masyarakat Langgam. Acara diisi Tausiyah Agama oleh Ustad Mustafa Umar. (zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini