Akhiryani Menjabat Ketua PWI Kampar 2017-2020

Redaksi Redaksi
Akhiryani Menjabat Ketua PWI Kampar 2017-2020
sy/riaueditor.com

KAMPAR, riaueditor.com - Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) cabang Kabupaten Kampar masa bakti 2017-2020 resmi dilantik. Akhir Yani menjabat sebagai Ketua PWI Kampar.

Ketua PWI Propinsi Riau Zulmansyah sekedang  melantik pengurus PWI Kampar di Rumah Dinas Bupati Kampar (1/3/2018) di Bangkinang Kota. Proses pelantikan dilanjutkan dengan Deklarasi Bersama yang diikuti oleh seluruh pengurus PWI Kampar.

Hadir dalam acara, Bupati Kampar diwakili Wakil Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto, Forkopimda Kampar, OPD Kampar, Ketua PWI Riau, Deni Kurnia dan jajaran, Parpol, Ormas, LSM, Insan Pers dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Akhir Yani menyampaikan agar kegiatan ini menjadi warna baru untuk dapat memberikan sumbangsih positif pada dunia pers. "Mudah-mudahan amanah yang diberikan ini dapat memotivasi kami untuk dapat menjalankan tugas-tugas ke depan sebaik mungkin," ujarnya.

Ditambahkannya, dalam kepengurusan ini pihaknya juga melibatkan unsur pemerintah dan unsur pimpinan media agar ke depan dapat semakin meningkatkan kinerja. Tentunya untuk memberikan informasi yang aktual kepada masyarakat.

"Salah satu upaya nyata yang kami lakukan dalam rangka meningkatkan kualitas kinerja kami adalah dengan melaksanakan Uji Kopetensi Wartawan (UKW) agar kualitas diri rekan-rekan wartawan juga semakin meningkat," tuturnya.

Pasalnya, berita yang akan disebarluaskan membutuhkan pertanggungjawaban akan kebenarannya. Seorang jurnalis yang baik harus memegang teguh UU pokok pers.

Hal itu pun mendapat sambutan positif dari ketua PWI Propinsi Riau, Zulmansyah Sekedang. Menurutnya, Seorang Wartawan di PWI harus mengikuti UKW, sebab UKW merupakan tolak ukur seorang wartawan yang baik dalam bekerja.

Untuk itu dia menghimbau agar wartawan yang belum mengikuti UKW, menyegerakan diri menjadi wartawan yang berkopeten, dikarenakan saat ini Dewan Pers sedang mengkaji mekanisme proses UKW ini, dimana Tahun 2019 nanti seorang Narasumber berhak menolak wartawan yang belum mengikuti UKW.

Zulmansyah melanjutkan, pers juga mempunyai peran penting dalam mendorong percepatan pembangunan. Oleh karena itu, lanjut dia, Wajar jika pers mengkritik, asalkan kritik yang disampaikan pun harus kritik yang membangun.

"Pada kesempatan ini, saya mengucapkan selamat kepada pengurus PWI Kampar masa bakti 2017-2020 semoga amanah yang telah diberikan mampu dijalankan sebaik mungkin," tutup Zulmansyah.

Sementara itu Wabup Kampar, Catur Sugeng Susanto berpesan agar PWI Kampar dan rekan rekan pers dapat objektif menilai informasi sesuai dengan UU Pers, agar bisa menjadi mitra pemerintah yang baik sesuai tupoksi masing masing.

"Pers adalah pilar demokrasi sehingga berita yang ditulis adalah berita yang sejuk dan terkonfirmasi agar tidak ada berita hoak yang dapat memperkeruh suasana," ujar Catur Sugeng.

"Kami sebagai Pemuda Kampar, akan mengalokasikan Dana APBD Kampar untuk bantuan kepada rekan rekan PWI, dalam kesempatan ini saya mengucapkan selamat bekerja bagi pengurus PWI Kampar masa Bhakti 2017-2020 semoga bekerja lebih baik lagi," ujar Catur. (SP/SY)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini