Mulok BMR Kurikulum Merdeka Diluncurkan

Redaksi Redaksi
Mulok BMR Kurikulum Merdeka Diluncurkan
Launching Kurikulum Merdeka Mulok BMR.(Foto: Ist)

PEKANBARU - Gubernur Riau Syamsuar meluncurkan Kurikulum Merdeka Muatan Lokal Budaya Melayu Riau. Momentum ini dilakukan agar Budaya Melayu Riau terus membumi di Bumi Melayu.

Hal ini dimaksudkan untuk menindaklanjuti keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi No 262/M/2022 tentang perubahan atas keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi terhadap SK No 56/M/2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum Pemulihan Pembelajaran.

Dalam penyusunan muatan lokal budaya melayu Riau, Disdik Provinsi Riau melalui tim pengembangan kurikulum bekerjasama dengan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR).

"Negara Kesatuan Republik Indonesia ini terdiri dari sekian banyak pulau, budaya, suku, bahasa yang bermacam-macam. Maka ini harus dijaga," kata Syamsuar di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi.

Syamsuar ingin menjaga budaya dan bahasa daerah menjadi bagian dari kehidupan. Sehingga, identitas suatu daerah akan terus terjaga.

"Maka saya ingin menjaga budaya ini menjadi bagian dari kehidupan kita. Harapan kami ini tidak hanya diluncurkan, tapi harus dilaksanakan dengan baik demi kemajuan Riau dan kemajuan Indonesia di masa yang akan datang," imbuhnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Riau, Dr. Kamsol, MM mengatakan nilai-nilai Budaya Melayu Riau diharapkan dapat menjadi satu di antara pemicu dalam perkembangan pola pikir peserta didik, serta menjadikan peserta didik mampu menghadapi tantangan di lingkungan daerahnya.

"Semoga Budaya Melayu Riau tumbuh dan tertanam pada peserta didik kita, sehingga mereka memiliki karakter nilai-nilai budaya," ucap Kamsol.(mr)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini