Ribuan Masyarakat Padati Pantai Tanjungpisang

Redaksi Redaksi
Ribuan Masyarakat Padati Pantai Tanjungpisang
Tradisi Mendongkah
TASIK PUTRIPUYU, riaueditor.com - Pesta Pantai Tanjungpisang ke-3 yang digelar Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kepulauan Meranti disambut antusiasnya warga setempat. Sedikitnya, sekitar dua ribuan masyarakat setempat memadati lokasi acara, Selasa (24/11/2015).

Dibuka oleh Penjabat (Pj) Bupati Kepulauan Meranti, H Edy Kusdarwanto MM, yang diwakili Staf Ahli Kemasyarakatan dan SDM, Drs Teddy Mar, agenda tahunan Disparpora itu pun berlangsung sangat meriah.

Sejumlah stand bazar juga turut menghiasi pesta, dengan menampilkan berbagai jenis kuliner laut ala tempatan (Desa Tanjungpisang dan sekitarnya, red) dengan cita rasa berbeda. Satu diantaranya yang dinilai ekstrim yakni Susudara.

Mendongkah atau berselancar dengan selembar papan di atas pantai berlumpur juga tidak ketinggalan difestivalkan pada pesta di tahun ketiga itu.

"Festival mendongkah ini merupakan upaya nyata untuk mendedahkan serta menempatkan budaya tradisi tempatan sebagai ikon daerah," ucap Staf Ahli Teddy saat membuka Pesta tersebut.

Dia juga mengaku sangat bersyukur atas partisipasi pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kretif dalam mensukseskan acara tersebut. Diharapkan dengan agenda tahunan ini mampu membantu meningkatkan ekonomi masyarakat tempatan.

"Kita harap iven ini mampu menjadi salah satu iven unggulan sekaligus pintu gerbang kepariwisataan di wilayah timur Provinsi Riau," harapnya.

Ditempat sama, Kadisparpora Kepulauan Meranti, Drs Ishak Izrai, mengaku kalau festival mendongkah tahun ini ada peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya. Kendati demikian, dia berharap kedepannya iven ini lebih meriah lagi. Salah satunya, peserta mendongkah agar lebih diperbanyak.

"Partisipasi masyarakat sangat penting dalam mensukseskan setiap kegiatan yang dilaksanakan. Karena kekompakan lah yang menentukan sukses atau tidaknya suatu kegiatan," katanya.

Sementara itu, Camat Tasik Putripuyu, Fahrurrozi, mengatakan kalau iven ini sangat perlu dipertahankan. Pasalnya, sebut dia, selain mengangkat kearifal lokal, kegiatan ini tentunya dalam upaya meningkatkan ekonomi masyarakat.

"Tanjungpisang, Kepulauan Meranti khususnya, banyak memiliki potensi yang mempunyai nilai jual yang layak kepada wisatawan. Untuk itu, kita harap kedepannya dinas terkait bisa mencari solusi bagaimana lebih mengembangkannya," ujarnya.

Sekedar informasi, dari sekitar 48 peserta mendongkah, dengan rincian 31 peserta putra dan 17 peserta putri, juara satu putra diraih Sapri, juara dua Hendri, dan juara tiga Juprizal. Sementara juara satu putri dimenangkan Salmah, juara dua Faridah, dan juara tiga Ramiah.

Disamping itu, untuk penilaian stand bazar, juara satu dimenangkan stand bazar Linmas, juara dua stand bazar LPMD, dan juara tiga stand bazar BPD. Penilaian ini berdasarkan keindahan dan isi stand.(azw)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini