Imlek Hari ke 5 Bupati Irwan Ikut Bermain Air

Redaksi Redaksi
Imlek Hari ke 5 Bupati Irwan Ikut Bermain Air
aim/fb
Imlek Hari ke 5 Bupati Irwan Ikut Bermain Air
SELATPANJANG, riaueditor.com- Seperti tahun-tahun sebelumnya, dalam memeriahkan hari raya Imlek sejumlah masyarakat thionghua dan wisatawan meramaikan jalanan ibu kota Kabupaten Kepulauan Meranti, Selatpanjang. Sejak imlek hari pertama hingga imlek ke 5 kali ini pawai keliling becak terus dibarengi perang air.

Tak mau ketinggalan Senin (23/2) sore, Bupati Drs H Irwan Msi yang menaiki becak ikut bermain perang air bersama warga Tionghua lainya hingga bajua yang dikenakannya basah kuyup.

Perayaan yang puncaknya ditutup pada Selasa (24/2) esok hari ini, momen  melemparkan air kepada sejumlah pengunjung wisatawan dan masyarakat etnis Tionghua menemukan semangatnya pada hari ke 5, pasalnya orang nomor satu di Meranti ikut bersama mereka.

Bermain perang air ini menjadi tradisi yang sangat diminati masyarakat dalam memeriahkan hari raya Imlek dengan sejumlah konsep sejak turun temurun.

Bermain perangan air juga mereka lakukan dengan menggunakan tembakan busa sejenis sabun atau buih yang sudah dipersiapkan sebelum perayaan Imlek di kabupaten Meranti ini.

Berdasarkan pantauan riaueditor.com, antusias masyarakat thionghua terlihat jelas mengikuti permainan yang telah mereka rencanakan ini. Sejumlah anggota kepolisian dari Mapolres Kepulauan Meranti juga tampak sibuk mengatur keamanan lalu lintas, seperti di jalan Diponegoro dan Jalan Kartini.

selaku  Warga Tioghua Apeng (35) mengatakan kepada Riaueditor, hari ini hari yang menyenangkan karena Bupati ikut serta dalam pawai raya ke 5 itu," sebut Apeng.

Apeng (35) dan Istrinya Lingling (25) bersama anaknya Apoi (9) sangat senang melihat hari raya imlek tahun ini meriah apalagi pemerintah bisa ikut memeriahkan iven ini," sebut Lingling.

"Walaupun hari ke 5, Bupati bisa ikut serta tapi kami sebagai etnis Tionghua senang Bupati bersemangat turun bersama masyarakat kota Sagu ini," sebut Lingling.

Karena kami sebagai masyarakat tionghua senang kepada pemerintah Meranti yang damai serta terjaga pengamanan lalu lintasnya.

Senada dengan itu, Tukang Becak Kitan (53) Anggota BOST merasa beruntung. Karena membecak adalah menjadi tanggunggung jawab kami mencari nafkah, apalagi kegiatan Imlek iven tahunan, lebih bagus pendapatanya dibanding hari biasa," sebut Kitan.

Kami akan tetap ikut, aturan dalam pengamanan lalu lintas ini hingga pukul 18:30 Wib, atau mungkin bisa lebih dari waktu yang sudah kita tentukan, mengingat ramainya pengunjung yang bermain perangan dengan senjata air ini," tegas Kitan.(azw)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini