Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman Hadiri Balimau Kasai Potang Mogang di Pelalawan

Redaksi Redaksi
Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman Hadiri Balimau Kasai Potang Mogang di Pelalawan
riaueditor.com
Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman Hadiri Balimau Kasai Potang Mogang di Pelalawan

PELALAWAN, riaueditor.com - Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman menghadiri acara tradisi Upacara Ritual Adat Mandi Balimau Kasai Potang Mogang, di kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan Kamis, (2/6/2016). 

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh masyarakat adat kecamatan Langgam, dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1437 H.

Gubernur Riau (Gubri) Arsyadjuliandi Rachman pada saat memberikan sambutan pidatonya mengatakan, Balimau kasai potang mogang yang dilaksanakan masyarakat kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan telah mencerminkan komitmen masyarakat Pelalawan bersama pemerintah Kabupaten Pelalawan dalam mendukung visi Riau 2020 tentang Kebudayaan Melayu.

"Pemerintah provinsi Riau sejalan dengan visi Riau 2020, salah satu isinya yaitu tentang kebudayaan Melayu yang mimpinya akan menjadikan pusat kebudayaan Melayu di Asia tenggara berada di provinsi Riau. Mandi Balimau Kasai Potang Mogang merupakan kegiatan yang sejalan dengan visi Riau 2020," kata Gubri.

"Apalagi ajang seperti ini bisa menjadikan tempat pariwisata yang seperti diinginkan masyarakat Pelalawan khususnya kecamatan Langgam, tentunya akan menambah destinasi pariwisata di provinsi Riau. Dengan pariwisata semoga ada energi baru untuk pertumbuhan Riau," ujar Gubernur Riau yang biasa disapa Andi Rachman ini.

Andi Rachman menjelaskan, ada dua poin dalam visi Riau 2020 yaitu, sektor ekonomi dan kebudayaan Melayu. Di sektor ekonomi Riau sudah tidak diragukan lagi, karena Riau saat ini merupakan tujuan investasi.

"Sudah banyak investasi yang masuk ke Riau. Di Kabupaten Pelalawan saja saat ini sudah puluhan trilyun yang masuk, belum lagi investasi yang masuk di kabupaten/kota lainya, dan masih banyak lagi invetasi yang antri tertunda karena terkendala dengan RTRW," ungkap Andi Rachman.

"Kalau visi Kebudayaan melayu, kita masih perlu berjuang bersama-sama. Saya yakin dengan potensi wisata budaya yang ada di provinsi Riau dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat Riau, Insya Allah kita pasti bisa mewujudkannya. Mudah-mudahan visi misi Riau 2020 bisa tecapai," kata Gubri.

Dalam tradisi masyarakat Pelalawan, Mandi Balimau kasai atau potang mogang dianggap sebagai upacara sarana penyucian diri lahir maupun bathin, dan juga sebagai bentuk ucapan rasa syukur dan ungkapan kegembiraan menyambut datangnya bulan Ramadan. 

Adapun serangkaian kegiatan yang dilaksanakan antara lain, Tabligh akbar, ziarah kubur, pentas seni, perlombaan gasing. acara selanjutnya digelar seminar adat, yang disusul puncak kegiatan Mandi Balimau Kasai Potang Mogang dan pawai pompong hias.

Upacara Ritual Adat Mandi Balimau Kasai Potang Mogang 2016 memilih tema "Memperkuat Kelembagaan Melayu dan Jati Diri Pemangku Adat". 

Turut hadir dalam kegiatan ini, Bupati kabupaten Pelalawan H.M Harris, Wakil Bupati Pelalawan H. Zardewan, perwakilan Kementerian Pariwisata dan Kementrian LHK, Tengku besar Sultan Pelalawan, H Asyaidi Syarief Kamaruddin Haroen, Sekda Kabupaten Pelalawan, Forkompinda Pelalawan, Pejabat dilingkungan pemprov Riau dan Kabupaten Pelalawan, dan tokoh masyarakat kecamatan Langgam. (hru/hms/bot)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini