Festival Lampu Colok 2017 di Bengkalis Akan Dihadiri Negara Tetangga

Redaksi Redaksi
Festival Lampu Colok 2017 di Bengkalis Akan Dihadiri Negara Tetangga
der/riaueditor.com
Festival Lampu Colok 2017 di Bengkalis Akan Dihadiri Negara Tetangga

BENGKALIS, riaueditor.com - Iven Tahunan Festival Lampu Colok di Bengkalis Negeri Junjungan dari tahun ke tahun mengalami peningkatan jumlah pengunjung yang sangat signifikan.

Para pengunjung ini bukan saja berasal dari kota Bengkalis, juga dari luar provinsi Riau, sebut saja dari Aceh Darussalam, bahkan informasinya pengunjung Festival Lampu Colok 2017 juga akan dihadiri negara tetangga Malaysia.

Menanggapi hal ini, Ketua Pemuda Dusun Kampung Parit Desa Pangkalan Batang Barat Bengkalis, Ade Desry Kurniawan akan menyiapkan sekitar 10 buah rumah sebagai homestay atau rumah singgah bagi para pengunjung tadi dari negeri jiran Malaysia.

"Dengan tinggal beberapa malam di dusun kami, para pengunjung diharapkan merasa puas menyaksikan keindahan festival lampu colok tahun 2017 ini yang akan kami buat dengan motif masjid tetapi sangat unik dari tahun-tahun sebelumnya bahkan belum pernah dibuat oleh daerah manapun di sekitar Bengkalis ini," kata Ade Desry Kurniawan kepada media ini, Selasa (16/5/17) siang.

Ade yang mengaku pada 2016 silam festival lampu colok mereka meraih juara harapan 1 belum mau menuturkan keunikan motif gambar yang akan mereka buat.

"Lihat dan nikmati saja lampu colok kami pada malam tujuh likur atau 27 Ramadhan yang akan datang," tambahnya.

Ade berharap, akan muncul kesan baik di hati para pengunjung tadi di dusunnya dan menceritakan kepada saudara-saudara mereka sehingga pada tahun-tahun berikut jumlah pengunjung semakin ramai bermalam di kampungnya. 

Untuk informasi bisa didapatkan melalui Ade di nomor +6282387553603 yang dapat dihubungi dari negara mana saja.

"Kami selaku orang tua sangat setuju dengan rencana Ade Desry Kurniawan bersama pemuda Dusun Kampung Parit untuk menyiapkan home stay bagi para pengunjung Festival Lampu Colok 2017 di Dusun Kampung Parit. Namun segala sesuatu tentang rumah ini harus dipertimbangkan dan dipersiapkan mulai dari kamar tidur, MCK, dan makanan yang layak dikonsumsi agar mereka para pengunjung yang juga saudara kita tadi tidak kecewa dengan pelayanan yang diberikan," tutur Ramli (76) Ketua MKA LAM Riau Desa Pangkalan Batang Barat berharap.

Sementara Budayawan Riau Syaukani Al-Karim mengatakan bahwa tradisi lampu colok ini adalah sebuah tradisi yang masih dipertahankan di Kabupaten Bengkalis. Tentunya ini akan mengundang para wisatawan datang berkunjung untuk melihat secara langsung tradisi ini.

"Pihak-pihak di Bengkalis tentu perlu menyiapkan akomodasi untuk menampung para wisatawan tadi sehingga para wisatawan tadi dapat merasa nyaman dalam menikmati tradisi lampu colok di Bengkalis dan sekitarnya. Tentang adanya wacana pemuda Fusun Kampung Parit yang akan menyiapkan home stay bagi para pengunjung kita sangat-sangat memberikan apresiasi kepada mereka. Kami menyarankan agar home stay yang disiapkan akan memberikan rasa nyaman bagi para pengunjung dan wisatawan yang akan datang pada event tersebut. Yang akhirnya membuat mereka betah untuk berlama-lama tinggal di Bengkalis ini," kata Syaukani Al-Karim memberikan motivasi.(der)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini