Bangun Sosial Trush, Disparekraf Mintas Semua Pihak Promosikan Pariwisata Riau

Redaksi Redaksi
Bangun Sosial Trush, Disparekraf Mintas Semua Pihak Promosikan Pariwisata Riau
Kepala Dinas Parawisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Riau, Fahmizal Usman
PEKANBARU, riaueditor.com - Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Riau saat ini terus mengupayakan sosialisasi agar pariwisata-pariwita Riau yang saat ini banyak tidak diketahui dapat dikenal Nasional bahkan Internasional. Untuk itu, semua stakeholder harus membangun sosial trush (kepercayaan masyarakat) agar pengunjung dapat berulang kembali menikmati wisata di bumi lancang kuning.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Parawisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Riau, Fahmizal Usman saat berbincang-bincang dengan wartawan. Dikatakannya, Riau memiliki banyak destinasi pariwisata yang bisa dikunjungi bahkan setiap Kabupaten/ kota memiliki iconnya masing-masing.

"Tapi saat ini yang perlu kita kemukakan agar pariwisata kita itu banyak dikenal dan membuat wisatawan berulang-ulang datang yaitu harus dengan sosial trush atau bangun kepercayaan orang terhadap kita agar mereka percaya wisata-wisata Riau tidak kalah dengan wisata di daerah lain," kata Fahmi saat ditemui di kantornya, Senin (28/12).

Beberapa waktu lalu, ceritanya, ada taxi yang mematok harga dari Bandara SSQ II ke Jl Taman Sari, Sudirman Rp200 ribu dan tidak bersedia memasang argo taxi. Hal inilah, sambungnya yang membuat wisatawan kapok ke Riau karena ongkos yang begitu mahalnya.

"Dan beberapa hari yang lalu kita juga lakukan pembinaan kepada supir-supir taxi agar mereka mampu dan bisa menjadi agen atau tour guide para wisatawan," tambahnya.

Pada tahun 2016 mendatang, sambungnya, Disparekraf Riau akan fokus dalam mempromosikan wisata Riau dan membawa lima even Riau ke Jakarta untuk dipromosikan seperti Bono dan Pacu Jalur. Hal ini, jelasnya, juga berkat dorongan pemerintah pusat melalui Kementrian Pariwisata RI yang sempat beberapa kali mengunjungi Riau.

"Mereka (kemen pariwisata) bilang, apalagi yang harus ditunggu. Tinggal promosikan, Riau sudah miliki semuanya," tuturnya.

Untuk itu, mantan Karo Humas Setdaprov Riau ini berharap semua pihak untuk mampu mempromosikannya. Kita juga telah minta bantuan kepada Dinas Cipta Karya Riau untuk pembangunan insfrastruktur menuju objek wisata ini.

"Selain itu pihak swasta melalui Asita (Association of The Indonesion Tours and Travel Agencies) untuk dapat bekerjasama dalam mempromosikan wisata kita," tukasnya.(dea)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini