Kafilah Riau Sabet Tiga Gelar Terbaik I di STQH Nasional XXVIII Kendari 2025

Redaksi Redaksi
Kafilah Riau Sabet Tiga Gelar Terbaik I di STQH Nasional XXVIII Kendari 2025
Pemenang bterbaik I pada STQH Nasional XXVIII Kendari 2025.(Foto: Ist)

KENDARI - Kafilah Provinsi Riau menorehkan prestasi gemilang di panggung nasional dengan memborong tiga gelar Terbaik I dalam ajang Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) Nasional XXVIII Tahun 2025 yang digelar di Kendari, Sulawesi Tenggara. Capaian ini menegaskan posisi Riau sebagai salah satu provinsi unggulan dalam pembinaan generasi Qurani dan Hadis.

Tiga prestasi tertinggi tersebut diraih oleh Aljuanda Kurniansyah, Terbaik I Cabang Hafiz 5 Juz dan Tilawah, Muhammad Habibulhaq Al Hanafi, Terbaik I Cabang Hafiz 20 Juz dan Nayya Melahine Salsabila, Terbaik 1 Cabang 100 Hadis dengan Sanad.

Kepala Bagian Bina Mental Spiritual Biro Kesra Setdaprov Riau, Surya Buwono, menyampaikan rasa syukur atas capaian itu. Dia bangga atas apa yang diraih kafilah Riau di STQH Nasional XXVIII 2025.

"Alhamdulillah, Riau kembali mencatat tiga prestasi membanggakan sekaligus. Ini bukti nyata bahwa pembinaan generasi muda Qurani dan Hadis yang kita lakukan di daerah berjalan baik dan berkesinambungan," ujar Surya Buwono.

Surya Buwono menambahkan, keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan penuh Pemerintah Provinsi Riau. Ia ingin kegiatan seperti STQH ini menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Alquran dan Hadis.

"Anak-anak Riau harus terus kita dorong agar menjadi pribadi yang cerdas, berakhlak, dan berjiwa Qur’ani. Prestasi ini adalah wujud kecintaan terhadap pedoman hidup umat," ujarnya.

Aljuanda Kurniansyah, peraih Terbaik 1 Hafiz 5 Juz dan Tilawah, tampil memukau dengan hafalan yang kuat, bacaan merdu, serta penguasaan tajwid dan makhraj yang sempurna.

Pelatihnya, Ustaz Muhtarom Syarif, memuji penampilan Aljuanda. Menurutnya, anak asuhnya tampil luar biasa.

"Hafalannya lancar, suaranya merdu. Ini hasil dari latihan yang disiplin dan keikhlasan dalam beribadah," tuturnya.

Di cabang Hafiz 20 Juz, Muhammad Habibulhaq Al Hanafi berhasil memukau dewan hakim dengan hafalan yang kokoh dan ketenangan saat melantunkan ayat. Pelatihnya, Nurul Kamal, mengaku bangga dengan dedikasi Habibulhaq.

"Kemenangan ini adalah hasil dari kerja keras dan keikhlasan. Kami tidak hanya menyiapkan peserta untuk lomba, tetapi juga membentuk pribadi yang Qur’ani," kata Nurul Kamal.

Sementara itu, Nayya Melahine Salsabila membuktikan keunggulan Riau di cabang Hadis. Ia meraih Terbaik 1 Cabang 100 Hadis dengan Sanad berkat ketelitian, kefasihan, dan pemahaman sanad yang mendalam.

Pelatih Hadis, Ustaz Adynata, menjelaskan bahwa Nayya dikenal sebagai peserta yang sangat disiplin. "Ia mampu menghafal dan menyebutkan hadis beserta sanadnya dengan sangat baik dan tepat. Ini buah dari ketulusan dan semangat yang luar biasa," ungkap Adynata.

Para juara, Aljuanda, Habibulhaq, dan Nayya, kompak mengungkapkan rasa syukur. "Alhamdulillah, ini semua berkat doa orang tua, bimbingan pelatih, dan dukungan seluruh kafilah Riau," ujar Aljuanda, mewakili rekan-rekannya.

Mereka juga sepakat bahwa keikutsertaan di STQH Nasional ini merupakan pengalaman berharga. "Kami belajar bahwa membaca, menghafal Alquran dan Hadis bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi teman-teman di Riau," tutup Habibulhaq, diamini oleh Nayya.


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini