Masalah Terbesar Jamaah Haji, Kelelahan dan Batuk Pilek

Redaksi Redaksi
Masalah Terbesar Jamaah Haji, Kelelahan dan Batuk Pilek
Foto: Dok Kemenkes

JAKARTA - Tim Gerak Cepat (TGC) Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Bidang Kesehatan Madinah telah melakukan deteksi dini masalah kesehatan. Hasilnya, kasus terbanyak pada jamaah haji adalah kelelahan, batuk dan pilek, nyeri lambung, lemas, kaki bengkak dan nyeri.

Kepala Bidang Kesehatan PPIH Arab Saudi, dr. Etik Retno Wiyati, MARS dalam laporannya menyebutkan, TGC telah melakukan deteksi dini gangguan kesehatan kepada 89 orang, dengan lokasi di pemondokan jamaah haji. Selain itu, juga melakukan emergency respons sebanyak 94 orang di pemondokan.

Setelah melakukan penanganan, 152 jamaah tersebut kembali ke Kloter, 18 jamaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia dan 12 di rujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi. “Sampai dengan 1 Agustus 2017, jemaah haji masih berada di Madinah, belum ada jamaah haji di Makkah, sehingga keseluruhan data di atas adalah pelayanan kesehatan di Madinah,” ujar Etik melalui siaran pers yang diterima Okezone.

Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) mencatat per Kamis 3 Agustus 2017 sebanyak 40.950 jamaah haji Indonesia sudah berada di Madinah. Jumlah tersebut terdiri dari 40.445 jamaah dan 505 petugas kelompok terbang (kloter).

Mereka terbagi dalam 101 kloter yang berangkat dari Tanah Air sejak 28 Juli 2017 dan mendarat di Bandara Amir Muhammad Bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah. Rencananya, pada Sabtu 5 Agustus 2017, jamaah calon haji Indonesia yang berada di Madinah akan diberangkatkan secara bertahap ke Makkah.

Bicara mengenai jamaah haji 2017, pemerintah mendata, dari 221 ribu jamaah yang bakal berangkat ke tanah suci, terdapat 63 persen atau 120 ribu lebih yang masuk kategori berisiko tinggi (Risti). Tentu mereka rentan mengalami gangguan kesehatan apabila terlalu banyak beraktivitas, terutama di luar ruangan karena udara panas. Ditambah lagi apabila tidak menerapkan pola hidup sehat. Faktanya, saat ini sudah banyak jamaah haji dirawat di KKHI.

Sementara berdasarkan informasi yang dihimpun tiga jamaah haji Indonesia juga dilaporkan meninggal dunia di Madinah, yaitu:

1. Umi Nadiroh Yunus Husen (SUB 05), wafat 31 Juli 2017 di RS Al Anshoor, karena mengalami serangan jantung.

2. Agus Salim Mulia Siregar (MES 02), wafat 1 Agustus 2017, karena trauma pada tulang leher disebabkan terjatuh.

3. Indriyani Wahadi Wiyono (SOC 02), wafat 2 Agustus 2017 di RS Al Anshoor, karena penyakit jantung.

(ful/okezone)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini