Suparman Mengaku Dapat Sarapan `Fitnah` di Pilkada Rohul

Redaksi Redaksi
Suparman Mengaku Dapat Sarapan `Fitnah` di Pilkada Rohul
yahya/riaueditor.com
Suparman Mengaku Dapat Sarapan `Fitnah` di Pilkada Rohul.
PS.PANGARAIAN, riaueditor.com - Calon Bupati Rokan Hulu, Suparman mengaku dapat sarapan pagi berupa `Fitnah`. Hal ini diutarakannya saat mengadakan temu ramah dengan ratusan masyarakat Desa Surau Tinggi, Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rohul, Senin (16/11).

Suparman yang maju di Pilkada Rohul 2015 berpasangan dengan Sukiman pada kesempatan itu mengatakan, semenjak dirinya jadi Calon Bupati Rohul selalu menjadi korban fitnah, padahal dirinya ingin jadi Bupati Rohul dengan meninggalkan jabatan Ketua DPRD Riau semata-mata untuk mensejahterakan rakyat di Negeri Seribu Suluk itu.

"Saya difitnah dan ditebarkan kepada masyarakat luas yang tidak-tidak bahwa Suparman Preman, bila Suparman terpilih jadi Bupati, Surau Suluk akan tutup, jika Suparman jadi Bupati Islamic Center tutup," tutur Suparman dalam pidato politiknya.

Tentu tidak itu saja fitnahnya, sambung Suparman, malah akhir-akhir ini Suparman difitnah akan ditangkap KPK, kemudian ada foto copy berita kalau Suparman akan dipenjara, kemudian Suparman difitnah akan membuat kafe, seterusnya Suparman-Sukiman di Rohul tidak punya Batang Galogah di Rohul.

"Kami (Suparman-Sukiman.red) sudah berjanji ingin menjadi orang yang bermanfaat bagi Rohul. Tapi yakinlah orang yang memfitnah itu tidak lebih baik dari yang difitnah, keinginan saya jadi bupati meninggal jabatan yang lebih tinggi semata-mata untuk mengabdi kepada rakyat Rohul," paparnya.

Suparman, mengakui dirinya sangat berterima kasih kepada Allah SWT, karena dirinya dan Sukiman masih diberikan kekuatan untuk menerima fitnah.

"Yakin jika ada orang mencari-cari kesalahan saya, karena mereka tidak tahu lagi apa yang mereka perbuat agar masyarakat tidak memilih kami," bebernya.

Tambahnya, jika seluruh masyarakat Rohul bersatu dan kompak, keinginan masyarakat untuk mendapat pimpinan yang benar-benar peduli dengan kebutuhan masyarakat dan siap bekerja untuk rakyat akan terwujud.

"Rohul membutuhkan uang, jika tidak bantuan dari Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Pusat, mustahil terjadi pembangunan di daerah, saat ini Pemkab sudah habis, jadi dengan apa dibangun jalan, jadi mari kita satukan komitmen untuk memenangkan Pilkada ini, yakinlah fitnah itu tidak berarti apa-apa, jika kita sudah sama-sama berniat untuk membangun negeri Seribu Suluk ini," tukasnya.

Masih kata Suparman lagi, jika masyarakat Rohul terjadi pengkotak-kotakan, mustahil terjadi pembangunan yang baik, Rohul beragam suku, etnis, budaya dan agama, jadi harus bersatu dalam kebinekaan. "Hati ada setan-setan yang memfitnah, karena kalau kebaikan itu disampaikan setan tidak akan pernah senang, karena tugas setan sejak dahulu kalanya untuk merusak tatanan umat manusia," pungkasnya. (yahya)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini