SBY Ingin Pelimpahan Kekuasaan Berjalan Demokratis

Redaksi Redaksi
SBY Ingin Pelimpahan Kekuasaan Berjalan Demokratis
foto: Antara
(kiri ke kanan) Prabowo Subianto, SBY, Jokowi, dan Hatta Rajasa saat buka puasa bersama di Istana Presiden.
JAKARTA - Pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa membawa masalah Pilpres 2014 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ingin memastikan suksesi kepemimpinan bisa berlangsung secara demokratis.

"Saya berkewajiban memastikan Pilpres 2014 bisa dituntaskan, sehingga 20 Oktober dapat dilakukan suksesi kepemimpinan secara demokratis," kata SBY saat konferensi pers di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Kamis (31/7/2014).

SBY berharap, proses hukum yang diajukan pasangan capres dan cawapres nomor urut 1 ke MK dapat berjalan dengan baik. "Tentu saya dan semua pihak harus mengawalnya agar semuanya dapat berjalan dengan baik," ungkapnya.

Sekedar informasi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah menetapkan pemenang Pilpres 2014, yakni pasangan capres dan cawapres nomor urut 2 Joko Widodo-Jusuf Kalla, pada 22 Juli.

Namun, kubu Prabowo-Hatta menolak semua proses Pilpres 2014, karena menilai sarat dengan kecurangan. Di antaranya, KPU tidak melaksanakan rekomendasi pemungutan suara ulang di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS). (trk/okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini