Pilkada Siak 2015: Awas Politik Uang

Redaksi Redaksi
Pilkada Siak 2015: Awas Politik Uang
ilustrasi
SIAK, riaueditor.com - Pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) Siak yang akan berlangsung 9 Desember mendatang hendaknya calon yang bersaing di Pilkada nanti untuk menjauhkan diri dari politik uang (money politic).

Demikian disampaikan pemuka masyarakat Kecamatan Sungai Apit, Bukhari MP kepada riaueditor.com saat via selulernya, Senin (5/10).

Khusus di Kabupaten Siak, ujar Bukhari, Calon yang maju hendaknya tidak menjual politiknya dengan embel-embel uang. Tapi bersainglah secara gentle sesuai ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


"Jangan bertarung dan merebut hati masyarakat dengan money politic. Ini sangat penting untuk diingat. Sebab, bila calon merebut hati masyarakat dengan politik uang, maka kedepan hasilnya tidak akan berdampak positif bagi pembangunan," ujar Bukhari mengingatkan.

Menurutnya, untuk menarik simpati masyarakat harus punya tolok ukur pada kinerja

"Tariklah simpati masyarakat dengan tidak mengiming-imingkan atau menebarkan berbagai janji muluk. Apalagi memberi dalam bentuk uang, terlebih karena saat ini gaung politik sudah mulai dilaksanakan," ungkap Bukhari.

Disisi lain, ia minta masyarakat jangan terkecoh seperti membeli kucing dalam karung. Pasalnya, bila salah memilih maka yang dirugikan masyarakat banyak, dan itu membawa kesengsaraan bagi masyarakat.

"Kita mengimbau setiap calon, hendaknya bersaing secara fair dan profesional jangan menghalalkan semua cara. Sebab, politik yang mengalir pada bangsa ini ada aturan dan mekanismenya dan harus dijalankan oleh setiap pasangan calon," ucap Bukhari.

Oleh karenanya, imbuh Bukhari, Panwaslu agar benar-benar melakukan pengawasan.

"Catat dan tegur setiap pelanggaran yang dilakukan. Bila perlu berikan sanksi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pilkada," tegas Bukhari. (adi)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini