Pilkada Serentak 2020 Sebaiknya Jangan Dipaksakan

Redaksi Redaksi
Pilkada Serentak 2020 Sebaiknya Jangan Dipaksakan
Wakil ketua DPRD Riau, Hardianto

PEKANBARU, riaueditor.com - WHO sejauh ini belum bisa memastikan kapan pandemi corona (Covid-19) berakhir. Oleh karena itu pemerintah pusat diminta tidak memaksakan Pilkada Serentak tahun ini.

Penegasan itu disampaikan Wakil ketua DPRD Riau Hardianto saat dikonfirmasi, Rabu (3/6/20).

"Kita harus melihat bahwa hari ini pandemi, bukan berbicara orang kena sakit luka diobati selesai, kan tidak. Tapi berbicara ketika kena infeksi konsekwensinya ratusan ribu hari ini sudah meninggal dunia. Indonesia sudah seribu lebih", ucap Wakil Ketua DPRD Riau dari Fraksi  Gerindra tersebut.

Secara pribadi kata Hardianto, pihaknya berharap ada pertimbangan pelaksanaan Pilkada Serentak ditinjau ulang. Namun secara kepartaian ia mengaku patuh.

Dikatakan penggunaan media daring pada pelaksanaan Pilkada Serentak di 9 kabupaten/kota di Riau itu agak mustahil. Alasannya di  daerah pinggiran tersebut masih banyak yang belum terjangkau akses internet.

Ia menceritakan, kwalitas Pilkada diukur dari banyak tidaknya partisipasi pemilih memberikan hak suara.

Hal lain yang menjadi tolok ukur Pilkada kata Hardianto adalah tahapan.

"Ketika kampanye menjadi sebuah tahapan, maka sasarannya adalah masyarakat pemilih. Kalau ada masyarakat yang tidak bisa memanfaatkan itu maka Pilkada cacat ", kata Hardianto mencontohkan.

Dikatakan Hardianto pelaksanaan Pilkada Serentak hanya bisa dilaksanakan kalau pemerintah menyediakan biaya tambahan. Seperti dengan menyediakan akses internet hingga ke pelosok dan membeli HP bagi masyarakat yang tak memiliki Android. (fin) 


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini