Permintaan Khusus Fitri Penyandang Tuna Netra kepada Sandiaga

Redaksi Redaksi
Permintaan Khusus Fitri Penyandang Tuna Netra kepada Sandiaga
Photo : VIVA/Bayu Nugraha
Fitri, Ketua Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Lombok.

Kampanye Sandiaga Uno di Lombok, Nusa Tenggara Barat, dihadiri Fitri, Ketua Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Lombok. Ia pun menyampaikan permintaan khusus kepada calon Wakil Presiden nomor urut 02 itu.

Ketika berkesempatan berdialog dengan Sandiaga, Fitri memintanya agar turunan dari Undang-undang nomor 8/2016 tentang disabilitas segera dibentuk. Menurut Fitri, hingga kini peraturan terkait UU tersebut belum ada realisasinya. 

"Kami minta agar segera ada realisasi dari UU no 8 tahun 2016 tentang disabilitas Pak Sandi, yakni peraturan pemerintah dan pemerintahan daerah, agar kaum disabilitas diperlakukan sama," kata Fitri saat dialog dengan Sandi di acara Makan Siang Bersama 200 TGH (Tuan Guru Haji)  di Restoran Ujung Landasan Restaurant, Dasan Tapen, Gerung Lombok Barat, Selasa 9 April 2019.

Menurut Fitri, hingga sekarang dia belum melihat adanya kehendak politik dalam implementasi dari UU no 8 tahun 2016 tersebut. 

Sebagaimana amanat dalam UU Nomor 8 Tahun 2016, khususnya terkait Pasal 53 ayat (1) yang di mana, Pemerintah, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara, dan Badan Usaha Milik Daerah wajib mempekerjakan paling sedikit 2 persen Penyandang Disabilitas dari jumlah pegawai atau pekerja dan perusahaan swasta satu persen.

Menanggapi curahan hati Fitri, Sandiaga mengatakan implementasi PP soal Disabilitas menjadi program seratus hari pemerintahan dirinya bersama Prabowo Subianto jika kelak terpilih pada Pilpres 2019.

"Bu Fitri, kami akan mendorong implementasi PP disabilitas berdasarkan   UU  No 8 tahun 2016 segera dan menjadi salah satu program prioritas seratus hari pemerintahan Prabowo Sandi jika, Insya  Allah, terpilih menjadi presiden dan wakil presiden 2019-2024," ucap Sandiaga, yang disiarkan dalam keterangan tertulis Badan Pemenangan Nasional (BPN).

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini menyatakan dia sudah menerapkan hal ini di Jakarta. Dan Akan diterapkan di nasional jika terpilih. Sandi juga akan melibatkan One Kota/Kabupaten One Center for Entrepreneurship (OK OCE) disabilitas dan Rumah Siap Kerja untuk bimbingan karir, pendampingan, pelatihan juga permodalan agar disabilitas bisa mandiri. 

(viva.co.id)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini