Hasil Quick Count Berpotensi Memecah Belah Masyarakat

Redaksi Redaksi
Hasil Quick Count Berpotensi Memecah Belah Masyarakat
Menkopolhukam Djoko Suyanto
JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto mengimbau kepada masyarakat untuk tidak langsung percaya dengan hasil quick count. Pasalnya, hasilnya berpotensi memecah belah masyarakat.
 
"Harus dipahami masyarakat hasil hitung cepat itu bukan hasil akhir dari proses pemungutan suara dari tadi pagi sampai siang," kata dia saat konferensi pers di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Rabu (9/7/2014).
 
Masyarakat, lanjut dia, jangan sampai terprovokasi dan terpecah belah menjadi dua kubu.
 
"Relitasnya hasil quick count membuat masyarakat terbelah menjadi dua, karena ada lembaga yang menyatakan capres 1 pemenang, di satu pihak ada yang nomor 2 jadi pemenang," bebernya.
 
Tensi yang konsisten memanas selama proses pemilu, menurutnya, harus segera diakhiri agar masyarakat bisa menjalankan kehidupan secara normal tanpa ada ketegangan.
 
"Atmosfer, tensi, dan temperatur selama enam bulan harus segera diakhiri sehingga masyarakat damai, jauh dari debat, polemik, adu statement yang tidak perlu bagi kehidupan bangsa," tegasnya.
 
Djoko mengaku sudah mengantisipasi jika terjadi hal yang tidak diinginkan. "Tapi, melihat dinamika adanya double claim kemenangan ke publik maka harus cermati dan antisipasi agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," pungkasnya.
 
 
(trk/okezone)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini