Nama Jokowi, Coreng Dunia Pendidikan

BEM se Riau Minta Mendikbud Dicopot

Redaksi Redaksi
BEM se Riau Minta Mendikbud Dicopot
dm/riaueditor.com
PEKANBARU, riaueditor.com- Terkait munculnya nama Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo dalam soal Ujian Nasional (UN) menimbulkan kontra dari berbagai kalangan. Salah satunya, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau (UR) menuntut Mendikbud M Nuh untuk mundur atau dicopot dari jabatannya.

Orasi ini berlangsung di depan kantor Gubernur Riau, mereka menilai ada konspirasi terselubung dalam pembuatan soal Ujian Nasional (UN) yang tak mungkin tanpa sepengetahuan kementerian terkait.

Presiden UR, Zulfan Hendri dalam orasinya mendesak Menteri pendidikan dan kebudayaan (Mendikbud) RI segera menanggalkan lebel menterinya. Karena telah mencampur-adukan dunia pendidikan dengan urusan politik.

"Hari ini kita menyaksikan tercorengnya dunia endidikan. UN yang selama ini menjadi momok oleh sebagian siswa justru disusupi persoalan politik, dengan dimasukannya nama Jokowi dalam lembaran soal UN,"tuturnya. Rabu (16/4).

Alasan nama Jokowi di dalam soal UN untuk memberikan pendidikan politik, padahal semua tahu Jokowi yang juga kader PDI Perjuangan tersebut, salah satu calon presiden yang bakal bertarung pada Pilpres tahun ini.

"Peserta UN baik mereka dari SMA atau sekolah sederajat lainnya, merupakan pemilih pemula. Sehingga dikhawatirkan secara langsung mau pun tidak memberikan stigma atau propaganda untuk pencitraan positip terhadap sosok Jokowi,"ujarnya.

Selain Jokowi terang Zulfan, sebenarnya masih ada sosok yang dimunculkan dalam soal UN Bahasa Indonesia. Yakni nama, Iwan Fals dan Lutfi Hasan. Tapi dua nama ini tidak dipermasalahkan, karena tak terkait dalam pencapresan.

"Kita tidak ada sponsor dari partai mana pun. Ini murni demi dunia pendidikan yang lebih baik," tukasnya. (dea)

Tag:
Un

Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini