Lapor Jenderal! Belasan Tahun Pengusaha Galian C Ilegal di Batang Gansal-Inhu Tak Tersentuh Hukum

Redaksi Redaksi
Lapor Jenderal! Belasan Tahun Pengusaha Galian C Ilegal di Batang Gansal-Inhu Tak Tersentuh Hukum
Pemerhati lingkungan, Ali Amsar dan latar areal bekas tambang.

INHU - Meski sudah belasan tahun beroperasi, aktifitas penambangan Galian C ilegal di Desa Belimbing dan Desa Danau Rambai Kecamatan Batang Gansal Kabupaten Indragiri hulu (Inhu)-Riau, belum tersentuh hukum.

Meski kerap dipublikasikan, namun belum ada tanda-tanda jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) maupun Polda Riau melakukan penindakan.

Dari isu yang berkembang menyebutkan bahwa para pengusaha tambang ini adalah manusia kebal hukum, sehingga setiap ada warga maupun aktifis yang mencoba melapor selalu mereka balas dengan satu kata "Monggo".

Pemerhati lingkungan, Ali Amsar kepada awak media, Sabtu (15/1/2022) mengatakan, sedikitnya ada 6 pengusaha tambang dengan ratusan armada yang beroperasi di lokasi tambang batu putih.

"Truck-truck tersebut melintas menggunakan jalan desa Danau Rambai," kata Ali Amsar.

Dikatakan dia, selain merusak dan mencemari lingkungan sekitar, kegiatan pertambangan tanpa izin juga merugikan keuangan negara dari sektor penerimaan negara bukan pajak (PNPB) berupa pemanfaatan sumber daya alam.

"Para pengusaha tambang disini adalah pelaku yang tidak bertanggung jawab, mereka beroperasi tanpa izin usaha pertambangan (IUP), juga tanpa izin lingkungan, sehingga tidak ada upaya reklamasi dan membiarkan lahan bekas tambang terbengkalai," tutur Ali Amsar.

Kurangnya kepedulian penegak hukum setempat memaksa pemerhati lingkungan ini meneruskan laporannya ke Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo.

"Saya akan laporkan ke Kapolda Riau, hingga ke Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo, karena aparat penegak hukum setempat tidak tanggap, karena selain merusak dan mencemari lingkungan, selama belasan tahun kegiatan tambang ilegal ini juga merugikan negara hingga triliun rupiah," pungkasnya.(har)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini