Kondisi Pasar Selodang Inhil Mengkhawatirkan, Kadisdagtri Seperti Lempar Tanggung Jawab

Redaksi Redaksi
Kondisi Pasar Selodang Inhil Mengkhawatirkan, Kadisdagtri Seperti Lempar Tanggung Jawab
Bangunan warung di Pasar Selodang yang berdiri tanpa peruntukan yang jelas.(Foto: Me)

INHIL - Kondisi turap di Pasar Selodang Kelapa kian memprihatinkan. Selain semrawut, di kawasan tersebut juga berdiri sejumlah warung yang tidak jelas peruntukannya.

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagtri) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terkesan melakukan pembiaran atas kondisi itu. Kepala dinas terkesan lepas tangan.

Ketika dikonfirmasi awak media terkait warung-warung liar tersebut, Kepala Dinas Disdagtri, Marta, hanya berujar akan mengoordinasikannya dengan Satpol PP.

“Nanti kita koordinasi dengan Satpol PP atas bangunan-bangunan liar atau yang tidak jelas,” ujar Marta sebelumnya.

Beberapa hari kemudian, saat ditanya kembali soal warung yang bahkan diduga jyga menjadi tempat mesum dan maksiat, jawaban Marta justru dinilai tidak mencerminkan tanggung jawabnya sebagai pejabat publik.

“Infokan ke Satpol PP,” ujarnya, seolah melempar tanggung jawab.

Padahal, penuturan salah seorang pedagang, salah satu warung tersebut diduga milik oknum pedagang berinisial A, dan sudah lama menjadi sorotan para pedagang lainnya karena aktivitas mencurigakan di dalamnya.

Sikap pasif dan tidak proaktif dari Kepala Disdagtri ini menuai kekecewaan. Banyak pihak mempertanyakan fungsi dan kinerja dinas yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam penataan dan pengawasan pasar rakyat.

Bupati Inhil, H. Herman diharapkan segera mengambil tindakan terhadap Kepala Disdagtri yang dinilai tidak menjalankan tugasnya secara maksimal.

Jika persoalan ini terus dibiarkan, warga khawatir bukan tidak mungkin Pasar Selodang Kelapa akan kehilangan fungsinya sebagai ruang ekonomi rakyat.(Me)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini