Gempa Pasaman Barat, BPBD Sumbar: 6 Orang Meninggal Dunia

Redaksi Redaksi
Gempa Pasaman Barat, BPBD Sumbar: 6 Orang Meninggal Dunia
Sejumlah bangunan di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, dilaporkan rusak akibat gempa beruntun Magnitudo 6,2 dan 5,2 yang terjadi pada Jumat (25/2/2022), pukul 08.39 WIB. (Liputan6.com/ Novia Harlina)

PADANG - Kabid Kedaruratan dan Logitik BPBD Sumbar, Rumainur mengatakan, data hari ini per pukul 14.00 WIB menyebutkan, sebanyak 6 orang dilaporkan meninggal dunia akibat gempa Pasaman Barat, Jumat pagi (25/2/2022).

Rumainur mengatakan, dari 6 korban meninggal dunia tersebut, 3 orang warga Kabupaten Pasaman Barat dan 3 orang warga Kabupaten Pasaman.

"Untuk luka-luka yang di Pasaman Barat masih dalam pendataan. Sementara yang di Kabupaten Pasaman lebih dari 30 orang," kata Rumainur.

Sebelumnya gempa bumi Magnitudo 6,2 yang dimutakhirkan menjadi 6,1 mengguncang Kabupaten Pasaman Barat pukul 8.39 WIB. Guncangan gempa terasa hingga sejumlah kabupaten dan kota lainnya di provinsi ini seperti Padang, Limapuluh Kota, Agam, dan Padang Panjang.

Informasi dari Stasiun Geofisika BMKG Padang Panjang, gempa bumi berpusat di 17 kilometer timur laut Pasaman Barat, 20 kilometer barat laut Pasaman Barat, 51 kilometer Agam, dan 141 kilometer barat Padang.

Randy, seorang warga mengatakan gempa terasa cukup kuat, dan membuat panik sehingga berlarian ke luar rumah.

"Iya panik, langsung lari ke luar rumah," katanya kepada Liputan6.com, Jumat (25/2/2022).

Gempa Beruntun

Sebelumnya gempa juga terjadi di Pasaman Barat dengan kekuatan Magnitudo 5,2 pukul 08.35 WIB, atau empat menit sebelum gempa kedua, Magnitudo 6,1.

"Gempa terasa dua kali, yang kedua lebih besar dan sampai berbunyi di dalam rumah karena getarannya," ujar Randy.

Namun berselang beberapa waktu, suasana kembali tenang dan terpantau kondusif. BMKG juga sudah mengeluarkan pernyataan bahwa gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami.

BMKG Padang Panjang juga dan meminta masyarakat agar tak panik, namun meningkatkan kewaspadaan serta tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tak bisa dipertanggungjawabkan.

(sumber: Liputan6.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini