Wartawan Riau Pos Dibogem Satpam

Redaksi Redaksi
Wartawan Riau Pos Dibogem Satpam
Foto : Ilustrasi Net
PEKANBARU, Riaueditor.com - Pemukulan terhadap wartawan kembali terjadi di Kota Pekanbaru. Kali ini, Lukman Prayitno, seorang wartawan muda Riau Pos dihajar dan nyaris dibanting oleh seorang oknum sekurity di Jalan Hangtuah, Pekanbaru, Rabu (29/1) siang, sekitar pukul 14.00 WIB.

Beruntung, saat kejadian Lukman menggunakan helm standar sepeda motornya, hingga dirinya tidak mengalami luka yang serius akibat hajaran sang oknum sekurity.

Informasi yang dirangkum Riaueditor dari Lukman, saat itu dirinya sedang meliput penertipan pedagang liar yang dilakukan Satpol PP Kota Pekanbaru, disepanjang Jalan Hangtuah, tepatnya di depan RSUD Arifin Achmad.

Lukman yang kebetulan sedang berada didepan ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Arifin Ahmad mendengar suara kegaduhan. Naluri wartawannya pun timbul, dengan sigap dirinya mencari sumber kegaduhan tersebut. Ternyata suara kegaduhan berasal dari sejumlah ibu-ibu pedagang kaki lima yang bentrok dengan petugas Satpol PP Kota Pekanbaru.

Tak menyia-nyiakannya, lukman langsung meliput peristiwa penertipan pedagang tersebut. Disaat penertiban berlangsung, tanpa disadarinya tiba-tiba dia hampiri oleh seorang oknum sekurity sambil langsung melayangkan pukulannya ke arah wajah Lukman. Dirinya sempat terhoyong akibat pukulan tersebut.

"Sebelum aksi pemukulan, saya sempat dilarangnya untuk mengambil gambar para ibu-ibu pedagang yang menangis histeris saat dirazia Satpol PP. Kemudian saya menanyakannya, alasan apa saya dilarang mengambil gambar. Bukannya dijawab, pelaku malah langsung membogem kepala saya dan sempat akan membanting badan saya," jelas Lukman.

Beruntung, lanjut Lukman, saya saat itu masih memakai helm, karena saya baru tiba dan memarkirkan sepeda motor. "Untung waktu itu, ada babak-bapak yang melerainya, sehingga saya tidak jadi dibanting," tutur Lukman.

Usai kejadian, pelaku langsung kabur dengan mengunakan sepeda motor Honda Supra Nopol BM 1652 JH. "Pelakunya diduga adalah oknum Satpam, karena pelaku menggunakan sepatu PDL dan celana warna dongker. Tapi sayangnya, saya tidak melihat baju seragam yang digunakan pelaku, karena pelaku memakai jacket warna hitam," terangnya.

Tak terima diperlakukan tak senonoh dan sesuai dengan UU No 40 tahun 1999 tentang Pers, Lukman lalu melaporkannya ke Polsek Pekanbaru Kota.

Kapolsek Pekanbaru Kota Kompol Jogi Riau Samudara pada Riaueditor, Rabu (29/1) sore, membenarkan telah menerima laporannya. "Kita akan tindak lanjuti laporan korban. Mudah-mudahan pelaku dapat segera kita tangkap," kata Jogi Riau Samudara.(dm)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini