Warga Pesisir Pelalawan Minta Gubri Tak Pangkas Anggaran Jalan Lintas Bono

"Derita Masyarakat Jajal Akses Berlumpur dan Berkubang"
Redaksi Redaksi
Warga Pesisir Pelalawan Minta Gubri Tak Pangkas Anggaran Jalan Lintas Bono
zul/riaueditor.com

PELALAWAN, riaueditor.com - Masyarakat di hamparan jalan lintas bono (Jalinbon) Kabupaten Pelalawan kini harus berjuang keras menjajal akses jalan yang rusak parah akibat berlumpur dan berkubang terlebih saat ini kondisi hujan.

Ketua Forum Komunikasi Pemuda Pesisir (FKPP) Rudi Hartono kepada riaueditor.com Rabu (15/7/2020) angkat bicara. Informasi yang didapat, ada pengurangan atau pemangkasan anggaran yang berasal dari APBD Propinsi Riau tahun 2020 untuk penimbunan jalan lintas bono sepanjang 10 km dan hanya menjadi 3 km saja.

"Kami mewakili warga yang berdomisili di lintas bono menyampaikan keresahan dan kekecewaan warga adanya informasi pemangkasan anggaran APBD Riau tahun 2020 akibat covid-19 untuk penimbunan jalan lintas bono yang awalnya 10 km menjadi 3 km. Jika ini benar, kita mewakili masyarakat meminta kepada Gubernur Riau untuk mempertimbangkan kiranya tidak melakukan pemangkasan anggaran yang diperuntukkan penimbunan jalan lintas bono," bebernya. 

Menurut Rudi, kondisi paling parah saat ini untuk jalan lintas bono ada di sibekek setelah Pulau Muda hingga Sokoi sepanjang sekira 20 km. Kondisi jalan berlumpur dan berkubang penuh dengan lubang. 

"Warga sudah berpuluh tahun lamanya menderita menjajal akses jalan lintas bono ini. Saat musim kemarau jalan berdebu dan rusak parah terlebih kalau musim hujan, medan akan makin terasa berat untuk dilalui warga," paparnya.

Ditambahkannya, jika penimbunan dilakukan 10 km maka akan sampai dari Sibekek hingga Pulau Muda, tapi kalau 3 km saja maka hanya sampai batas Segamai ke Pulau Muda. 

"Paling tidak dengan penimbunan sepanjang 10 km akan mempermudah akses warga, tapi kalau hanya 3 km saja maka tidak akan terlalu berdampak dan mengurangi beban warga. Kita minta Gubri bijak terhadap kebutuhan warga," tukasnya. (ZoelGomes)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini