Tuntut Bayar Pesangon, Puluhan Anggota DPC KSPSI Bengkalis Datangi PT SGI

Redaksi Redaksi
Tuntut Bayar Pesangon, Puluhan Anggota DPC KSPSI Bengkalis Datangi PT SGI
JR/oke
Puluhan anggota DPC K-SPSI Kabupaten Bengkalis di Kecamatan Mandau mendatangi kantor perusahaan PT Samator Gas Industri (SGI) di kilometer 5 jalan Duri-Dumai desa Pematang Obo Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis, Kamis (23/11/17) sekitar pukul 10

DURI, riaueditor.com - Puluhan anggota DPC K-SPSI Kabupaten Bengkalis di Kecamatan Mandau, Kamis (23/11/17) sekitar pukul 10.30 WIB mendatangi kantor perusahaan PT Samator Gas Industri (SGI) di kilometer 5 jalan Duri-Dumai desa Pematang Obo Kecamatan Bathin Solapan Bengkalis.

Kehadiran anggota serikat buruh itu guna menyampaikan tuntutan agar pihak perusahaan membayarkan pesangon bagi 3 orang mantan karyawan yang sudah habis kontrak kerjanya. Meski aksi tersebut merupakan aksi damai, namun puluhan anggota polisi dari Polsek Mandau dan Polsek Pinggir turun melakukan pengamanan di depan pintu gerbang perusahaan.

Usai menyampaikan orasi di depan pintu gerbang kantor PT SGI, selanjutnya pihak perusahaan menerima perwakilan dari anggota serikat buruh untuk pertemuan.

Usai pertemuan, Ketua DPC K-SPSI Kabupaten Bengkalis Jodi Siahaan mengatakan bahwa jawaban perusahaan akan menyampaikan tuntutan dari pihak serikat pekerja kepada pihak managemen tertinggi perusahaan untuk menyampaikan keputusan dari management secara tertulis.

"Belum ada jawaban pasti dari pihak perusahaan, sementara tuntutannya adalah agar dibayarkan hak hak pekerja berupa pesangon bagi 3 orang karyawan yang sudah 2 tahun bekerja sesuai dengan UU No 13 Tahun 2003," kata Jodi.

Sementara itu, HRD PT SGI Riawan didampingi Kepala Cabang PT SGI Ari Martias usai pertemuan mengakui sangat mengapresiasi aksi yang digelar anggota serikat pekerja, karena berjalan aman tertib dan aman.

"Kita langsung menanggapi tuntutan mereka. Dan bahkan sebelumnya kita sudah sampaikan ke pihak Disnaker Kabupaten Bengkalis dan menunggu keputusan dari Disnaker. Dan kita sedang menunggu turunnya anjuran dari Disnaker," terangnya mengakui sebelumnya sudah melakukan koordinasi dengan 3 karyawan tersebut. (jr/oke)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini