Tiga Tahun Selingkuhi Isteri Bawahan, Aib Sang Mandor PKS Terbongkar

Redaksi Redaksi
Tiga Tahun Selingkuhi Isteri Bawahan, Aib Sang Mandor PKS Terbongkar
ilustrasi

PAGARANTAPAH, riaueditor.com - Hubungan gelap Mandor I Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS), milik PTPN V Sei Intan berinisial Rr (45) dengan isteri bawahannya Ir (35) yang berjalan selama 3 tahun akhirnya terbongkar. 

Hari itu, suami Ir, Hr (42) sepulang kerja kaget bagai disambar petir, mendapat kabar memilukan dari keluarganya jika telah terjadi hubungan gelap antara istrinya bersama Rr yang sehari-hari menjadi atasannya di pabrik.

Hr ayah dari tiga orang anak ini tak kuasa menahan air mata dan berusaha menahan emosi, berusaha memaksa Ir untuk berterus terang jika anak bungsunya itu bukanlah darah dagingnya tapi anak dari Mandor I bagian pengolahan di PKS Sei-Intan. Saat itulah ia mendengar langsung pengakuan Ir memaksa Rr yang juga atasan suaminya itu untuk mengakui bahwa yang selama ini mereka besarkan adalah anaknya.

“Saya ingin membuktikan bahwa anak ini bukan anak saya, dan saya cek darah dan akhirnya saya mendapat jawaban, bahwa anak ini bukanlah anak saya, saya ingin Rr mengakui, bahwa ini adalah anaknya, saya cukup sabar mas dengan kejadian ini, saya minta pertanggungjawabannya, dan harapan saya kepada perusahaan agar bijak menyikapi hal ini, bila perlu si Rr itu dipecat mas,” ujar Hr.

Terbongkarnya hubungan gelap sejak tahun 3 tahun silam tersebut bermula adanya sms kesasar kepada keluarga Ir, yakni isteri Samosir yang juga karyawan PTPN V Sei-Intan yang rumahnya berdekatan dengan rumah Ir, dimana saudaranya menerima isi sms tersebut yang isinya, “wawak, tak ingat lagi sama saya ya, ini anak kamu lho wakkk”. Nah, keluarga Ir pun kaget mendapat sms dari adiknya itu, kemudian Samosir menyuruh istrinya untuk menemui Ir menanyakan tentang isi sms tersebut.

Awalnya, keluarga tak percaya akan hal itu, Ir yang tadinya ditemui bungkam dan tak mau membuka mulut atas sms kesasar tersebut. Namun keluarganya tetap memaksa Ir untuk mengakuinya, “ada apa dengan sms ini dek, kok bias seperti ini? Jawablah kalau adek tak ngomong ini dosa besar lho,” kata Isteri Samosir. 

Ir yang berat hati akhirnya membuka mulut bersedia menceritakan peristiwa memilukan dan terlarang tersebut.

“Sebelumnya, kami tidak lagi ada komunikasi, saya yang merasa dirugikan dan ditipu saya menghubungi wawak itu, wawak itu tak menjawab telepon saya, lantas saya berpikir untuk mengirim sms itu, dimana hubungan yang sudah lama kami jalin hingga 3 tahun lamanya, saya minta pertanggung jawabannya, itu saja. Atas kejadian ini saya merasa dihipnotis mas, saya betul-betul tidak menyadari ini, kok kepikiran terus sama dia dan mau menuruti omongannya, saya tak dikasi apa-apa mas, bahkan saya yang kasi uang sama wawak itu,” ujar Ir.

Ir mengaku, sang Mandor sering mendatangi rumah mereka, bahkan setiap hari saat suaminya tidak berada di rumah, bahkan ia diajak Mandor satu pengolahan tersebut membuat suatu undangan pertemuan di salah satu kafe di Ujungbatu, pada saat itu korban yang merasa tidak janggal dengan undangan tersebut membuat Ir menghadiri undangan tersebut.

Sesampai di kafe Ir mulai curiga, si Mandor merayu dan mengiming-iminginya hingga berjanji membelikan sesuatu kepada Ir jika dirinya mengikuti perkataan si Mandor. Ir yang lugu entah kenapa terbujuk rayuan hingga mengikuti perkataan si Mandor menuju rumah yang disebutkannya itu. 

“Dia berbohong mas kalau ada acara di rumahnya, waktu itukan saya diajak ke rumahnya, tapi sampai di sana ternyata bukan rumahnya, tapi penginapan Izul 25, cuma kamar, setelah itu dia buka baju semua mas dan memaksa saya untuk buka baju saya untuk berhubungan badan. Saya tak mau mas saya menolak, tapi dia memaksa saya terus,” cerita Ir.

Hingga berita ini diturunkan, pihak perusahaan belum bisa memberikan keterangan kepada awak media. Menejer kebun PTPN V Sei-Intan, Tabarat saat didatangi tak berada di kantornya, dikonfirmasi via selulernya tak bersedia mengangkat, begitu juga dengan humas. (ys)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini