Terkait Sapi Qurban Dari PTPN V, Agung Nugroho Sebut Hanya Penerima Perintah

Redaksi Redaksi
Terkait Sapi Qurban Dari PTPN V, Agung Nugroho Sebut Hanya Penerima Perintah
istimewa
Anggota DPRD Riau Agung Nugroho

PEKANBARU, riaueditor.com - Dugaan pengalihan 2 ekor sapi qurban dari PTPN V yang harusnya disembelih di Gedung DPRD Riau pada Hari Raya Idul Adha 31 Juli 2020 lalu, menuai reaksi dari anggota DPRD Riau.

Anggota DPRD Riau Agung Nugroho (AN) yang dituding oleh Aliansi Pergerakan Aktivis Mahasiswa Lancang Kuning (APAMLK), sebagai dalang dibalik pengalihan hewan qurban itu, mengaku dirinya bertindak hanya sebagai penerima perintah dari pimpinan partai.

"Soal permintaan maaf, bukannya saya tidak mau meminta maaf. Tapi dalam kasus ini saya bertindak hanya sebagai penerima perintah dari pimpinan partai. Dan bahkan untuk klarifikasi langsung atas kesalahpahaman ini juga sudah disampaikan PTPN V," tulis AN mengklarifikasi via WhatShap Grup Mitra WPR, Jumat (14/8/20).

Ia menjelaskan, dirinya tidak pernah ikut terlibat dalam proses permintaan sapi sejak awal, termasuk meminta agar sapi tersebut di kirim ke DPD Demokrat Riau.

Dalam kesempatan itu ketua fraksi partai Demokrat DPRD Riau itu mengungkapkan, bahwa DPRD Riau yang diwakili Ketua Masjid Sugeng telah duduk semeja antara pihak PTPN V dan DPD Demokrat Riau untuk meluruskan miss komunikasi yang terjadi. Bahkan pihak DPD Demokrat Riau (bukan saya) juga telah mengganti sapi tersebut.

Sementara mengenai aksi demo mahasiswa APAMLK, anggota komisi V DPRD Riau itu memberikan apresiasi.

"Saya apresiasi soal penyampaian aksi yang dilakukan secara damai dan tertib. Namun sangat disayangkan, ketika saya berkeinginan untuk menemui para pendemo, mereka pergi. Tadi saya berkeinginan untuk menjelaskan kepada mereka," ujarnya.

AN menyarankan, ada baiknya tabbayun dulu kepada dirinya. Karena jika apa yang dituduhkan kepadanya tidak benar, maka jatuhnya fitnah dan mereka sendiri yang menanggung dosanya.

Ia pun masih membuka pintu selebar-lebarnya dan mempersilahkan mahasiwa APAMLK yang ingin tabbayun.

"Saya justru senang ada masyarakat yang selalu mengingatkan saya selaku wakil rakyat dari kota Pekanbaru," ujarnya.

Sebelumnya, belasan mahasiswa yang menamakan diri APAMLK, mendesak DPRD Riau agar mengklarifikasi pengalihan 2 ekor sapi dari PTPN V yang diduga dilakukan oleh AN, Jumat (14/8/20).

Melalui koordinator lapangan Cecep Permana Galih, APAMLK yang melakukan aksi demo didepan pintu pagar keluar DPRD Riau, juga mendesak Majelis Kehormatan Dewan (MKD) DPRD Riau agar menindaklanjuti dugaan penyelewengan 2 ekor sapi tersebut yang diduga didalangi oleh AN. (fin)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini