Waspada Buka Kiriman Link,

Sejumlah Pengguna Aplikasi Medsos BBM di Pelalawan Dihacker dan Disalahgunakan Untuk Penipuan

Redaksi Redaksi
Sejumlah Pengguna Aplikasi Medsos BBM di Pelalawan Dihacker dan Disalahgunakan Untuk Penipuan
Zul/riaueditor.com
Sejumlah Pengguna Aplikasi Medsos BBM di Pelalawan Dihacker dan Disalahgunakan Untuk Penipuan.

PELALAWAN, riaueditor.com - Kepada para pengguna aplikasi Media Sosial (Medsos) ‎yakni BlackBerry Messenger (BBM) agar lebih berhati-hati. Pasalnya sejumlah aplikasi BBM warga di Pelalawan dihacker hingga tidak bisa dikendalikan lagi namun telah berganti kendalinya kepada pihak lain. 

Salah satu korban yang aplikasi BBMnya dikendalikan oleh pihak lain Zulkarnaidi yang akrab dipanggil Zola, salah seorang warga Sorek Pangkalan Kuras ‎menyebutkan bahwa awalnya teman bbmnya Nas yang sudah awalnya dihacker mengirimkan link seperti berikut: 

Mohon buka link berikut ini, ada sesuatu yang menarik, ada video porno pejabat tinggi, ada pengisian kuota internet secara gratis dengan kuota mencapai 20 GB. Caranya mudah, cukup klik link kemudian ikuti petunjuk selanjutnya.

Lalu dari petunjuk membuka link tersebut, ada permintaan untuk memasukkan ID BlackBerry ‎Messenger beserta sandi atau password. "Setelah saya masukkan ID dan sandinya lalu membuka link sekejap kemudian BBM tidak bisa aktif dan sudah dikendalikan oleh pihak lain," papar Zola kepada riaueditor.com, Jumat (20/1/2017). 

Dikatakan Zola, setelah aplikasi BBMnya tidak bisa diaktifkan ‎dan dikendalikan ternyata siperetas atau sipengendali BBMnya mengirim pesan kepada sejumlah teman BBM untuk meminjamkan uang kepadanya dengan jumlah bervariasi dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah dengan janji dikembalikan esok hari dan mengirimkan nomor rekeningnya. 

"Sejumlah kawan di aplikasi BBM ada yang nelpon langsung kesaya dan mempertanyakan isi pesan BBM yang langsung tidak saya benarkan dan BBM Saya sudah dihacker. Saya sudah beritau sejumlah teman di aplikasi BBM melalui WA ataupun telpon langsung bahwa BBM saya dibajak pihak tak bertanggungjawab dan menyalahgunakannya dengan meminjam uang modus penipuan. saya berharap tidak ada korban yang mentransfer uangnya," papar Zola.

Dikatakan Zola, jadi sistemnya mengirim link untuk mengendalikan BBM orang berantai. Saya rasa sudah banyak aplikasi BBM terutama yang membuka link kiriman seperti yang Saya maksud dihacker pihak tidak bertanggung jawab. 

"Ya bingung juga bagaimana caranya agar aplikasi BBM bisa kembali saya kendalikan. Ada teman yang beri masukan untuk konsultasi ke gerai atau konsultasi sama orang IT atau Programer.Semoga ada solusinya," harap Zola. (zul)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini