Ribut Dengan Pacar, Seorang Anggota Sabhara Polda Riau Coba Bunuh Diri

Redaksi Redaksi
Ribut Dengan Pacar, Seorang Anggota Sabhara Polda Riau Coba Bunuh Diri
ist.net
PEKANBARU, Riaueditor.com - Diduga ribut dengan pacarnya, seorang bintara polisi yang berdinas di Sabhara Polda Riau, Selasa (28/1) sore, sekitar pukul 17.00 WIB, nekad mencoba bunuh diri dengan meletuskan senjata laras panjang yang dibawanya ke bagian dada kirinya.

Anggota polisi berinisial Bribda RH, nekad mencoba mengakhiri hidupnya usai berdinas menjaga Bank BNI di Jalan Sudirman Kecamatan Lima Puluh, Pekanbaru. Belum diketahui apa motif dirinya melakukan hal nekad tersebut.

Informasi yang terangkum Riaueditor dilokasi kejadian, Selasa malam, peristiwa ini berawal sewaktu pacarnya (PH) dengan menggunakan kendaraan roda empat datang menjemput korban.

PH bermaksud menjemput Bribda RH agar menemaninya pergi berobat ke RS Bhayangkara Polda Riau. Ketika itu Bribda RH baru saja usai menjaga Bank BNI dan masih memakai seragam dinas lengkap sambil menyandang senjata laras panjang SPV2 Pindad (Senjata organik Polri).

Entah apa penyebabnya, didalam mobil yang masih terparkir diparkiran kantor Bank BNI, Bribda RH dan pacarnya bertengkar. Tiba-tiba PH dengan wajah ketakutan, keluar dari dalam mobil dan kemudian berlari.

Bribda Risky juga turun dan mencoba mengejarnya Putri, sambil meletuskan senjata laras panjang SPV2-nya ke udara. Kemudian, Bribda Riski berkata kepada beberapa orang yang berada dilokasi kejadian, "bawa sini pacar aku", dan PH berkata, "ya aku akan kesana tapi kamu jangan bunuh saya". Tiba-tiba Bribda Riski mengarahkan senjatanya ke bagian dada kirinya dan meletuskan senjatanya sendiri dan mengenai dada kiri sebelah atas.

Beberapa karyawan Bank BNI yang melihat aksi nekat Bribda RH sempat panik dan berusaha memberikan pertolongan dengan melarikan korban ke RS Awal Bross di Jalan Sudirman. Korban saat ini kritis dan sedang dirawat intensif di UGD RS Awal Bross.

Ditempat terpisah, Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo yang dihubungi Riaueditor melalui telepon selulernya mengatakan, saat ini pihaknya belum dapat memastikan soal kejadian penebakan tersebut.

"Nanti saya cari informasinya dulu. Tentunya akan saya tanyakan dulu kepada komandan satuannya, apa betul korban memang anggota Sabhara," kata Guntur Aryo Tejo.(dm)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini