Pria 48 Tahun Ditemukan Tewas Disebuah Salon di Pekanbaru

Redaksi Redaksi
Pria 48 Tahun Ditemukan Tewas Disebuah Salon di Pekanbaru
ilustrasi

PEKANBARU, riaueditor.com - Pria berinisial S (48), seorang karyawan swasta di Pekanbaru, tewas di sebuah salon yang berlokasi di Jalan Cipta Karya, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Rabu (03/2/2016) siang. Sebelum ditemukan tewas, korban sempat minta di urut dan tertidur sebentar di dalam kamar karena capek.

Pemilik salon, berinisial TK alias Titi mengatakan, kejadiannya diketahui sekitar pukul 15.00 WIB. Korban, sekitar pukul  13.00 WIB datang sendirian ke salon dengan menggunakan sepeda motor.

Sesampainya di salon, korban minta urut sambil mengatakan badanya pegal dan capek-capek. Korban lalu masuk ke dalam kamar dan kemudian membuka bajunya sambil berkata kepada Titi bahwa dirinya mau istirahat sebentar karena capek usai bekerja.

Tak lama kemudian, Titi mendengar suara mendengkur seperti orang ngorok saat tertidur dari korban. Saksi sempat melihat sebentar ke dalam kamar, korban tampak masih nyenyak tidur. Setelah itu saksi tak mendengar lagi suara dengkuran dari korban.

Sekitar pukul 15.00 WIB, Titi kemudian masuk kedalam kamar bertujuan untuk membangunkan korban. Namun saat dipanggil untuk dibangunkan, korban tetap tak bangun. Melihat kondisi kondisi korban seperti itu, wanita tersebut langsung meminta bantuan kepada Riki yang merupakan Ketua Pemuda setempat.

Riki yang mendapat informasi di salon milik Titi ada ditemukan seorang pria tewas, langsung mengabarkannya ke Ketua RW dilanjutkan dengan menghubungi petugas Polsek Tampan.

Mendengar adanya laporan tersebut, anggota Polsek Tampan angsung menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Tampan Kompol Ari S Wibowo Sik, saat dikonfirmasi riaueditor membenarkan adanya laporan dari salon milik Titi tersebut. "Kami menerima laporan sekitar pukul 15.00 WIB siang. Kemudian langsung meluncur ke TKP," kata Ari.

Jasad korban langsung dibawa ke rumah sakit guna dilakukan visum untuk mencari penyebak kematian korban.

"Penyebab kematian belum diketahui, ditubuh korban juga tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Diduga korban meninggal akibat sakit, namu kita masih menunggu hasil visum untuk mengetahui penyebab pasti tewasnya korban," tukas Ari.(bot)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini