Pastikan Tim 9 Bubar, Puluhan Warga Bagan Melibur Malam ini Ramaikan Kantor Desa

Redaksi Redaksi
Pastikan Tim 9 Bubar, Puluhan Warga Bagan Melibur Malam ini Ramaikan Kantor Desa
doc. jmgr
Pastikan Tim 9 Bubar, Puluhan Warga Bagan Melibur Malam ini Ramaikan Kantor Desa.
SELATPANJANG, riaueditor.com - Puluhan warga Desa Bagan Melibur, Kecamatan Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti, hingga malam ini meramaikan kantor Desa Bagan Melibur. Warga menunggu kepastian dibuatnya surat pembubaran Tim 9 yang dibentuk berdasarkan SK Kepala Desa.

Informasi di lapangan yang disampaikan Sarpani, tokoh masyarakat Desa Bagan Melibur, Senin (18/1) sekitar pukul 22.00 WIB tadi, 5 orang warga menunggu terbitnya surat pembubaran Tim 9 di dalam kantor desa. Sedangkan sekitar 30 warga lagi menunggu di luar kantor.

Aksi warga ini guna menindaklanjuti hasil rapat yang dilakukan pada Senin (13/1) lalu, di mana dalam rapat tersebut diambil keputusan untuk membubarkan Tim 9. Tim ini dibentuk oleh Kepala Desa Bagan Melibur  dengan tujuan mengawasi penetapan tata batas wilayah desa dengan area konsesi perusahaan, yakni PT. RAPP.

Namun warga justru mencurigai Tim 9 didalangi oleh perusahaan, di mana tim ini dibentuk tanpa sepengetahuan dan persetujuan warga. Kecurigaan itu sendiri mulai terkuak tatkala peta tata batas yang dibuat konsultan, BPKH Wilayah XIX dan pihak perusahaan dengan didampingi Tim 9 tersebut diteliti lagi oleh warga. Ternyata Desa Bagan Melibur masih berada di dalam areal konsesi PT. RAPP.

"Aksi ini sebagai bentuk ketidakpercayaan warga terhadap Pemdes Bagan Melibur yang diduga kuat bermain dengan pihak perusahaan. Maka itulah hingga malam ini kami menuntut kepastian dibubarkannya Tim 9," kata Sarpani melalui selulernya.

Diketahui, 7 dari 9 orang anggota Tim 9 telah menandatangani dokumen tata batas yang tidak sesuai dengan SK Menhut No.180/Menhut-II/2013, di mana dalam SK tersebut Desa Bagan Melibur berada di luar areal konsesi perusahaan.

Ada pun patokan wilayah desa Bagan Melibur ini berdasarkan yang telah ditetapkan oleh Bupati Bengkalis pada tahun 2006 lalu.(ndi

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini