Pastikan Situasi Meranti Kondusif Kapolri Tiba di Pekanbaru

Redaksi Redaksi
Pastikan Situasi Meranti Kondusif Kapolri Tiba di Pekanbaru
riaueditor.com
Kapolri Jenderal Pol Drs H.M Tito Karnavian M.A. Ph.D

PEKANBARU, riaueditor.com - Kapolri Jenderal Pol Drs H.M Tito Karnavian M.A. Ph.D akan berkunjung Riau untuk menyikapi kerusuhan yang terjadi Kabupaten Kepulauan Meranti pada Kamis (25/8/2016) dini hari lalu.

"Rencananya Kapolri dari Sumatera Barat akan langsung menuju ke Pekanbaru, Senin (29/8/2016) siang, sekitar pukul 13.00 WIB," kata Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo Sik, Senin (29/8/2016).

Ia mengatakan, Kapolri berkunjung ke Riau untuk meninjau perkembangan dan penanganan kerusuhan di Kabupaten Kepulauan Meranti dan untuk melihat serta membahas persoalan hukum Karlahut termasuk mencari informasi terbakarnya sejumlah areal perusahaaan yang pernah di SP3 kasusnya dalam kasus yang sama.

Namun, belum ada kepastian orang nomor satu di Polri tersebut akan ke menuju ke Kabupaten Kepulauan Meranti.

Kericuhan di Mapolresta Meranti dipicu saat ratusan warga Selatpanjang menggelar aksi demo menuntut penjelasan atas kematian Apri Adi Pratama (24), pegawai Honorer Dispenda Kabupaten Kapulauan Meranti, yang menjadi tersangka pembunuhan terhadap Brigadir Adil S Tambunan, Kamis (25/8/2016) dini hari. 

Dini hari, sekitar pukul 03.30 WIB, Polsek Tebing Tinggi yang diback-up petugas Satreskrim Polres Kepulauan Meranti bersama masyarakat sekitar berhasil mengamankan tersangka Apri Adi Pratama di Desa Mekar Sari, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Karena tersangka yang masih memegang senjata tajam berupaya melarikan diri dan tak mengindahkan himbauan petugas agar menyerah walau telah diberikan tembakan peringatan ke udara, maka diambil tindakan tegas dengan menghadiahkan dua butir timah panas di kedua kakinya.

Diduga akibat kehabisan darah dan mengalami sejumlah penganiayaan, Pegawai Honorer di Dispenda Kepulauan Meranti ini akhirnya tewas setelah ditangkap oleh petugas.

Ribuan warga Selatpanjang kemudian menggelar demonstrasi di Mapolresta Meranti pada Jumat untuk menuntut penjelasan atas kematian Apri.

Seorang warga bernama, Isrusli (45) tewas dalam kerusuhan berdarah yang terjadi di Mapolres Meranti pada Kamis siang harinya, sekitar pukul 13.00 WIB. Warga Jalan Dorak, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti itu tewas dengan luka dikepalanya.

Kapolri Jenderal Pol Drs H.M Tito Karnavian M.A. Ph.D, pun langsung memerintahkan Kadiv Propam Mabes Polri dan Polda Riau untuk mengusut tuntas penyebab kerusuhan yang terjadi di Mapolres Kepualan Meranti, Provinsi Riau. (dzs)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini