Masyarakat Inhu Sudah Terlatih Rasakan Listrik Hidup-Mati Belasan Kali

Redaksi Redaksi
Masyarakat Inhu Sudah Terlatih Rasakan Listrik Hidup-Mati Belasan Kali
ilustrasi
Masyarakat Inhu Sudah Kebal dan Terlatih Listrik Hidup-Mati Belasan Kali
RENGAT, riaueditor.com - Kisah listrik negara yang siang malam hidup-mati hingga belasan kali bukan hal baru bagi masyarakat di Kabupaten Indragiri Hulu. Bicara sumpah serapah sudah belasan kebun binatang yang ditujukan untuk Perusahaan Listrik Negara tersebut, jangankan berharap membaik justru kondisinya semakin pahit.

Senin (8/2) dinihari lagi-lagi PLN mempermainkan perasaan masyrakat Inhu dengan mendadak mati sebanyak 5 kali, namun uniknya sebagian besar warga mengaku sudah kebal (Imun) dan terlatih.

Seperti yang diutarakan Tantri (45) seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) di Air Molek mengaku terbiasa dengan kondisi hidup-matinya listrik, "Andai pun marah apa juga yang bisa kami lakukan selain mengurut dada, biar tuhan saja yang membalas," ungkap Tantri pasrah.

Sedangkan Herman (42) warga Rengat juga mengaku sudah terbiasa dan terlatih belasan tahun merasakan hidup-matinya kerja PLN Rayon Rengat. "Kita bisa apa bang, selain menyaksikan cadangan batubara diangkut untuk energi listrik orang lain."

"Akui saja bang kita ini sudah dibodoh-bodohi, andai bukan bodoh namanya dengan cadangan energi yang berlimpah Inhu pasti sudah terang benderang, setelah 70 tahun merdeka masih hidup dalam kegelapan justru sekarang kita seolah dijajah bangsa sendiri, "Ibarat itik mati kehausan, anak ayam mati di lumbung padi"," pungkas Herman. (ali)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini