Mahasiswa Tuding Pemkab Inhil Tidak Peduli Dengan Nasib Masyarakat Pungkat

Redaksi Redaksi
Mahasiswa Tuding Pemkab Inhil Tidak Peduli Dengan Nasib Masyarakat Pungkat
wan/riaueditor.com
Puluhan mahasiswa lakukan aksi demo di kantor bupati Inhil.
TEMBILAHAN, riaueditor.com- Mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan berbagai organisasi kemahasiswaan lainnya menuding jika Pemkab Inhil tidak peduli dengan nasib masyarakat Desa Pungkat Kecamatan Gaung yang saat ini dicekam ketakutan pasca aksi brutal penjemputan paksa yang dilakukan aparat kepolisian.

Hal tersebut disampaikan melalui orasi yang disampaikan saat mahasiswa dari berbagai organisasi melakukan aksi demo ke kantor Bupati Inhil, Kamis (14/8)

"Kami dari mahasiswa kecewa dengan sikap Pemkab Inhil yang terkesan tidak peduli dengan nasib yang dialami oleh warga Pungkat yang saat ini dicekam ketakutan," kata Sultan, salah seorang aktivis mahasiswa saat melakukan orasinya.

Dikatakannya, salah satu bukti jika Pemkab Inhil tidak peduli dengan nasib masyarakat Pungkat adalah hingga kini dari Pemkab Inhil belum pernah berkunjung langsung ke Desa Pungkat.

"Sesuai dengan informasi bahwa kemarin, Sabtu (9/8) Asisten I bersama rombongan ada turun ke lapangan namun hanya sampai ke Lahang, tidak sampai ke desa Pungkat," katanya.

untuk itu, mahasiswa mendesak Pemkab Inhil untuk bertindak yang tegas dan jelas demi kepentingan masyarakat Pungkat.

"Kita minta kepada Pemkab Inhil untuk mencabut izin PT SAL yang telah menimbulkan kesengsaraan bagi masyarakat Pungkat, selain itu kita juga meminta kepada Pemkab Inhil untuk bertanggungjawab mengembalikan kehidupan masyarakat seperti semula. Selain dicekam ketakutan, perekonomian warga saat ini lumpuh akibat masyarakat tidak berani beraktivitas," desak Sultan. (wan)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini