Kesal Antriannya Dipotong, Petani Sawit Bogem Rekannya Hingga Lebam

Redaksi Redaksi
Kesal Antriannya Dipotong, Petani Sawit Bogem Rekannya Hingga Lebam
rd/riaueditor.com
KAS (35), pelaku pemukulan.
BAGANSIAPI-- Kesal dipotong antrian saat akan menurunkan buah sawit, KAS (35) warga Jalan Seksama, Dusun Babak Kepenghuluan Pasir Limau Kapas tega membogem rekannya hingga luka lebam di bagian telinga dan pipi, Senin (29/8) sekira pukul 13.30 WIB di Pelabuhan Kecil, Jalan Tangkahan lokasi bongkar muat tandan buah segar.

Kapolsek Panipahan, AKP Khamsir membenarkan dan anggota telah menangkap pelaku setelah korban Alek Sutrisno (36) membuat laporan polisi ke Mapolsek Panipahan pada (29/8/2016).

"Tersangka kita tangkap dugaan penganiayaan berat yang dikuatkan oleh keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian," kata Kapolsek.

Ia menjelaskan, kronologis kejadian pelapor datang ke Tangkahan untuk membongkar buah kepala sawit dan ingin menurunkan muatan.

"Pelapor datang memakai jetor dan melihat jetor tersangka tengah terparkir tepat di depan korban," kata Kapolsek.

Melihat Jetor tersangka masih parkir, lalu korban memilih untuk mendahului dan membongkar buah sawit di tangkahan tersebut. Akibatnya, tersangka merasa tidak senang oleh tindakan korban dan terjadi cekcok mulut dan perkelahian.

"Korban sempat menolak dan memilih meninggalkan tersangka, namun tersangka menolak bagian dada korban dan langsung melayangkan pukulan tepat di bagian telinga korban sebanyak dua kali dan dua kali di bagian pipi," jelas Kapolsek.

Akibat penganiayaan ini korban mengalami luka memar di bagian telinga dan pipi. Kejadian ini disaksikan oleh rekan lainnya yang melihat langsung. Korban langsung melakukan visum dan melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Panipahan. Polisi datang ke lokasi dan mengamankan tersangka untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. (rd)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini